koransakti.co.id – Pemerintah federal Amerika Serikat (AS) secara resmi mengalami penutupan atau shutdown setelah para politisi dari Partai Republik dan Demokrat gagal mencapai kesepakatan mengenai anggaran. Kebuntuan politik ini akan menyebabkan gangguan yang luas bagi warga Amerika dan memaksa sekitar 800.000 pegawai federal (40% dari total) untuk dirumahkan tanpa bayaran.
Dampaknya akan terasa di berbagai sektor, mulai dari perjalanan udara, layanan publik, hingga bantuan sosial. Berikut adalah rincian dampak dari shutdown pemerintah AS kali ini.
Potensi Gangguan di Bandara
Para pelancong akan merasakan dampak langsung dari shutdown ini. Meskipun pekerja “esensial” seperti petugas lalu lintas udara (ATC) dan keamanan bandara (TSA) tetap harus bekerja, mereka tidak akan menerima gaji.
Berdasarkan pengalaman pada shutdown sebelumnya di tahun 2018-2019, banyak dari petugas yang tidak dibayar ini memilih untuk tidak masuk kerja atau “sakit”, yang pada akhirnya menyebabkan antrean keamanan yang panjang dan penundaan penerbangan (delay). Selain itu, proses pengurusan paspor juga diperkirakan akan melambat.
Nasib Ratusan Ribu Pegawai Federal
Pegawai pemerintah federal menjadi pihak yang paling terpukul. Sekitar 800.000 pegawai yang dianggap “tidak esensial” akan dirumahkan dan tidak akan menerima gaji hingga shutdown berakhir. Kondisi ini juga akan memengaruhi berbagai penelitian yang sedang berjalan di lembaga seperti Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).
Kontraktor pemerintah juga akan kehilangan pekerjaan, dan secara historis, mereka tidak akan menerima pembayaran kembali atas pekerjaan yang hilang.
Taman Nasional Tutup, Webcam Kebun Binatang Mati
Sebagian besar Taman Nasional di seluruh AS kemungkinan besar akan ditutup untuk pengunjung. Langkah ini diambil untuk mencegah vandalisme dan kerusakan lingkungan yang terjadi pada shutdown sebelumnya, saat taman dibiarkan terbuka tanpa staf.
Sementara itu, museum-museum Smithsonian yang terkenal di Washington D.C. akan tetap buka hingga setidaknya Senin, 6 Oktober, karena masih memiliki sisa dana. Namun, salah satu “korban” yang paling dirasakan publik adalah dimatikannya webcam populer di Kebun Binatang Nasional yang menampilkan panda, singa, dan gajah, karena dianggap sebagai layanan “tidak esensial”.
Bantuan Pangan dan Layanan Kesehatan Terancam
Program jaminan kesehatan sosial untuk lansia dan warga miskin (Medicare dan Medicaid) akan tetap berjalan, namun beberapa layanan mungkin mengalami gangguan.
Yang lebih mengkhawatirkan, program bantuan pangan seperti WIC (untuk perempuan, bayi, dan anak-anak) diperkirakan akan kehabisan dana dengan sangat cepat. Program bantuan pangan lainnya (dulu dikenal sebagai kupon makanan) juga berisiko berhenti jika shutdown berlangsung terlalu lama.















