Home / Internasional / Nasional / Teknologi

Jumat, 11 Juli 2025 - 22:06 WIB

Indonesia Luncurkan Satelit Cuaca Mandiri Pertama, Langsung Dipantau NASA

koransakti - Penulis

Indonesia luncurkan satelit cuaca mandiri pertama bernama LAPAN-A6 pada 10 Juli 2025 dari pusat peluncuran Kourou, Guyana Prancis. Peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam sejarah teknologi antariksa nasional, sekaligus menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang mengoperasikan satelit cuaca secara independen dengan orbit sinkron matahari.

Satelit ini merupakan hasil pengembangan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) sebelum dilebur ke dalam Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Proyek LAPAN-A6 juga melibatkan kerja sama teknis dengan beberapa universitas di Indonesia dalam bidang aeronautika, telemetri, dan penginderaan jauh.

Menariknya, peluncuran ini turut dipantau oleh NASA melalui sistem koordinasi data global mereka. Data dari LAPAN-A6 akan diintegrasikan ke dalam jaringan pemantauan iklim dan cuaca global, sebagai bagian dari kolaborasi mitigasi perubahan iklim dan penguatan sistem peringatan dini di kawasan Asia-Pasifik.

Baca juga :   Menembus Batas Langit: Alasan Sains dan Strategis di Balik Ambisi Manusia Menuju Bulan

Menurut pernyataan resmi dari BRIN, LAPAN-A6 mampu menangkap citra atmosfer, mendeteksi awan, memantau kelembaban, serta mendukung prediksi cuaca ekstrem dan kebencanaan. “Ini merupakan langkah strategis agar Indonesia tidak terus bergantung pada data luar negeri,” ujar Kepala BRIN, Dr. Retno Kurniasari.

Satelit dengan berat 150 kilogram ini memiliki kamera multispektral resolusi tinggi dan akan mengorbit Bumi sebanyak 14 kali per hari. Dengan jangkauan penuh atas wilayah Indonesia, LAPAN-A6 diperkirakan dapat beroperasi aktif selama lima tahun ke depan.

Baca juga :   15 Situs Nonton Film Gratis dan Legal Pengganti LK21, Aman Tanpa Iklan Mengganggu

Peluncuran ini juga mendapat apresiasi dari lembaga antariksa dunia, seperti Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) dan European Space Agency (ESA), yang menyebut keberhasilan Indonesia sebagai pencapaian penting negara berkembang dalam teknologi luar angkasa.

Tagar #IndonesiaInSpace sempat trending di media sosial, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Banyak netizen menyambut bangga pencapaian ini dan berharap satelit ini benar-benar membawa manfaat konkret, khususnya dalam mitigasi bencana dan krisis iklim.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang sejarah dan program satelit nasional Indonesia, Anda dapat mengakses Wikipedia – Satelit LAPAN.

Berita ini 97 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

Satu Indonesia Harus Tahu Zaki & Yohana Member Management New QQ Pro Viral Jadi Model Video Clip “Cinta Sampai Mati” Kangen Band

Jakarta

Papa Zidan Bersama Pengacara Endang Hadrian Akan Tuntut Pelaku Atas Dugaan Pembuat Akun Fake Papazidan3 di Snack Video

Advetorial

Pemkot Bandung Salurkan Hibah Rp 11,8 Miliar kepada Partai Politik

Jakarta

TIKTOKERS KALISA AULIA BUTUH TEMAN DUET UNTUK LAGU “BABANG TAMVAN” CIPTAAN JUL BAHAR

Hiburan

Angie Carvalho: Top 5 Indonesian Idol Season 13

Edukasi

Jadwal Imsakiyah 1 Ramadan 1447 H: Waktu Imsak dan Subuh DKI Jakarta, 19 Februari 2026

Breaking news

Memperingati 70 Tahun Konferensi Asia-Afrika, 14 Duta Besar Afrika Berkunjung Ke Bandung

Game

Prompt Gemini AI untuk Foto ala Photobox Bareng Avatar Roblox