Home / Bencana

Selasa, 20 Mei 2025 - 15:53 WIB

Dukungan PLTA KMH Percepat Perbaikan Listrik Padam di Kerinci dan Sungai Penuh

koransakti - Penulis

Koran Sakti.co.id, Kerinci- Salah satu menara penyangga kabel transmisi yang berada di sekitar Puncak Bukit Muara Hemat, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi roboh akibat angin kencang, pada Sabtu, 17 Mei 2025.

Insiden ini mengakibatkan gangguan pada enam kabel jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) di kawasan tersebut.

Akibatnya, pasokan listrik di seluruh wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh terputus total sejak Sabtu dini hari, 17 Mei 2025 pukul 01.00 WIB, dan hingga berita ini di publish belum juga kembali menyala.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), Adhi Herlambang membenarkan bahwa sejak dini hari hingga siang hari, listrik di Kerinci dan Sungai Penuh padam sepenuhnya akibat kerusakan pada salah satu tiang SUTT.

Baca juga :   Studi Tiru Upaya Penanganan Stunting, Pemkot Sungai Penuh Kaji Banding ke Denpasar

Adhi menyampaikan bahwa saat ini PLN tengah dilakukan pembangunan tower emergency untuk menggantikan tower yang roboh.

Ketika ditanya terkait estimasi waktu pemulihan listrik, Adhi belum bisa memberikan kepastian.

“Soal lamanya perbaikan, saya belum bisa pastikan karena itu kewenangan tim Transmisi, sementara ini PLN terus mengupayakan penyalaan secara bergilir serta mengaktifkan pembangkit-pembangkit terdekat guna mengoptimalkan pasokan listrik ke masyarakat,” jelasnya.

Di tengah proses perbaikan yang masih berlangsung, dukungan teknis salahsatunya datang dari PLTA Kerinci Merangin Hidro (KMH)

Baca juga :   Irdam XX/TIB Hadiri Syukuran HUT TNI ke-80 

Pihak PLTA berkontribusi dengan menyediakan fasilitas penting seperti lampu sorot untuk penerangan di malam hari dan crane guna membantu proses evakuasi serta pemasangan ulang peralatan berat di medan yang cukup sulit.

Kehadiran PLTA Kerinci Merangin Hidro di lokasi sangat membantu mempercepat proses mobilisasi dan meminimalisir hambatan teknis di lapangan, mengingat kondisi geografis di sekitar Puncak Bukit Muara Hemat yang cukup menantang dan tidak mudah diakses oleh kendaraan biasa.

Dukungan ini menunjukkan adanya sinergi lintas pihak dalam upaya percepatan pemulihan jaringan listrik di wilayah terdampak. (Emi)

Berita ini 96 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bencana

Konferensi Pers Pananggulangan Banjir di Kerinci

Bencana

Bangunan Pesantren di Sidoarjo Ambruk Saat Ratusan Santri Sedang Shalat

Bencana

WHO: Kematian Akibat Kolera Melonjak 50 Persen, Krisis Global Berlanjut

Bencana

Danrem 081/DSJ Pimpin Pencarian Korban Hilang Bencana Longsor di Trenggalek

Bencana

TNI Kerahkan 50 Helikopter ke Daerah Terdampak Bencana

Bencana

Bersama Bupati, PUPR Kerinci Sigap Tangani Banjir Kayu Aro

Bencana

Kapal Motor Barcelona VA Terbakar di Perairan Talise, TNI AL Bantu Evakuasi Korban

Bencana

Wabah Kolera Global Memburuk, WHO Peringatkan Angka Kematian Melonjak Tajam