Oleh: DEDI ASIKIN
koransakti.co.id- Saya masuk lagi Rumah sakit sejak Senin kemarin. Di hitung hitung ini kali yang ke 17 tangan di ringkus selang infus sejak di operasi pengangkatan kantung empedu tahun 2010
Jujur, saya suka dan sedikit protes kepada Allah ketika di beri sakit dan bolak balik masuk rumah sakit. Kali ini rencananya akan di sodet kelenjar prostat. Protes kepada tuhan yang terus terusan memberi penyakit seraya iri kepada orang orang yang jagjag waringkas, segar dan bugar. Padahal kalau di ingat ingat sesungguhnya Allah telah amat adil. Selama hidup 86 tahun, 75 tahun di jalani dalam keadaan segar bugar bisa bepergian hampir seluruh kota di Indonesia. Bahkan ke beberapa negara luar. Hanya sekitar 10 tahun saja di beri cobaan dengan sakit dan keluar masuk rumah sakit.
Allah memang maha pengatur dengan perimbangan yang excellent. Ketika dunia masih kosong di berinya manusia umur yang panjang.
Nabi Adam menjalani hidup selama, 960 tahun. Sesungguhnya katanya nabi Adam di janjikan usia seribu tahun. Tapi kerena beliau setuju memberikan usianya 40 tahun kepada nabi Daud, maka yang riil dijalani Adam hanya 960 tahun saja. Yang paling panjang usianya di era kekosongan itu adalah nabi Nuh yang usianya sampai 1057, Nabil bekisaran 700 tahun. Secara umum rata rata seratus tahun.
Tetapi ketika dunia mulai sesak umur manusia di perpendek dengan renteng antara 60 sampai 100 tahun
Sebab kalau dipanjangkan manusia akan berdempetan kaya ikan tuna dalam kaleng sarden.
Allah telah mengembangkan pikir engke kumaha bukan kumaha engke.















