Home / Bencana

Senin, 23 Februari 2026 - 08:28 WIB

Gempa Magnitudo 7,2 Guncang Sabah Malaysia: Getaran Terasa hingga Wilayah Kalimantan

koransakti - Penulis

Ilustrasi dampak getaran gempa bumi. Gempa tektonik berkekuatan besar mengguncang wilayah Sabah, Malaysia, pada Minggu malam. Meskipun berpusat di kedalaman yang sangat dalam, energi seismiknya menjangkau beberapa wilayah di Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur.

Ilustrasi dampak getaran gempa bumi. Gempa tektonik berkekuatan besar mengguncang wilayah Sabah, Malaysia, pada Minggu malam. Meskipun berpusat di kedalaman yang sangat dalam, energi seismiknya menjangkau beberapa wilayah di Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur.

koransakti.co.id- Wilayah Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia, di guncang gempa bumi tektonik berkekuatan besar pada Minggu malam, 22 Februari 2026. Oleh karena itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera mengeluarkan rilis resmi terkait parameter gempa tersebut guna memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Gempa dengan magnitudo $7,2$ ini terjadi pada pukul 23.57 WIB dengan titik pusat berada di laut. Kedalaman gempa yang mencapai $628\text{ km}$ di kategorikan sebagai gempa bumi dalam, sehingga potensi kerusakan di permukaan cenderung minim.

Getaran gempa yang sangat dalam ini memiliki jangkauan persepsi yang cukup luas hingga melintasi batas negara. Oleh sebab itu, warga di Tanjung Selor, Tarakan, hingga Samarinda sempat merasakan goyangan ringan yang membuat benda-benda gantung bergerak. Selain itu, BMKG mengonfirmasi bahwa lokasi episenter berada pada koordinat $6,94^\circ\text{ LU}$ dan $116,26^\circ\text{ BT}$, atau sekitar $109\text{ km}$ arah Timur Laut Kota Kinabalu.

Baca juga :   Pasca Gempa di Bengkulu, Danrem 041/Gamas Tinjau Lokasi Yang Terdampak

Sebagai tambahan, tabel di bawah ini akan merangkum rincian teknis serta daftar wilayah di Indonesia yang merasakan dampak getaran tersebut.

Oleh karena itu, masyarakat di imbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat di pertanggungjawabkan kebenarannya. Dengan demikian, meskipun kekuatan magnitudonya cukup signifikan, kedalaman fokus gempa yang sangat jauh di dalam mantel bumi biasanya tidak memicu gelombang tsunami secara langsung.

Sebagai informasi, skala intensitas II MMI yang di rasakan di Kalimantan menandakan getaran yang hanya di rasakan oleh beberapa orang dalam keadaan diam. Akhirnya, tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan selalu pantau kanal resmi BMKG untuk pembaruan data terkini.


Detail Parameter Gempa Bumi (22 Februari 2026)

Berikutnya, simak rincian teknis peristiwa geologi yang terjadi di wilayah Sabah:

Baca juga :   Respons Cepat Pemkot Sungai Penuh: Wawako Azhar Hamzah Kawal Penanganan Longsor di Puncak KM 4
Parameter GempaInformasi Teknis
Kekuatan (Magnitudo)7,2 $M_w$
Waktu KejadianMinggu, 22 Februari 2026 (23.57 WIB)
Pusat Gempa (Episenter)Laut, 109 km Timur Laut Kota Kinabalu
Kedalaman628 km (Gempa Dalam)
Koordinat$6,94^\circ\text{ LU}$$116,26^\circ\text{ BT}$

Daftar Wilayah yang Merasakan Getaran (Skala II MMI)

Selanjutnya, berikut adalah daftar kota di Kalimantan yang melaporkan adanya getaran ringan:

  1. Kalimantan Utara: Tanjung Selor, Malinau, dan Tarakan.

  2. Kalimantan Timur: Samarinda dan Tenggarong.

  3. Deskripsi Getaran: Dirasakan oleh beberapa orang yang sedang tidak beraktivitas berat; benda-benda ringan yang digantung (seperti lampu atau hiasan) bergoyang perlahan.

  4. Dampak Kerusakan: Hingga saat berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan yang signifikan di wilayah Indonesia.

  5. Potensi Tsunami: Gempa ini dikategorikan tidak berpotensi tsunami karena lokasi kedalamannya yang sangat jauh di bawah kerak bumi.

Berita ini 55 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bencana

Kapolsek Sitinjau Laut Pimpin Apel Siaga Bencana Banjir 

Bencana

Korban Tenggelam di Sungai Batanghari Ditemukan Telah Meninggal Dunia

Bencana

WIM Peduli Banjir Salurkan Bantuan Sembako

Bencana

KSAL Benarkan 23 Prajurit Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua

Bencana

Tragedi di Sudan: Satu Desa Lenyap Akibat Tanah Longsor, 1.000 Orang Diperkirakan Tewas

Bencana

Jalur Utama Tarutung-Sibolga Kembali Terhubung Secara Darurat

Bencana

Masa Tanggap Darurat Dicabut, FGD Akan Mengkaji Penyebab Banjir dan Tanah Longsor di Kerinci

Bencana

Warga Goro Bantu Korban Tanah Longsor di Desa Talang Lindung