koransakti.co.id, Jakarta- Memasuki penghujung April 2026, masyarakat Indonesia kembali di kejutkan dengan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang cukup signifikan. Gejolak geopolitik di Timur Tengah yang belum mereda terus menekan harga minyak mentah dunia, memaksa pemerintah dan penyedia jasa SPBU swasta mengerek naik harga jual mereka per 30 April 2026.
Kenaikan kali ini tidak main-main. Beberapa jenis BBM non-subsidi mengalami lonjakan hingga puluhan persen. Namun, bagi pengguna kendaraan yang mengandalkan BBM subsidi, pemerintah masih memberikan “napas” lega.
BP-AKR Catat Rekor Harga Tertinggi
Kejutan terbesar datang dari SPBU swasta BP-AKR. Produk unggulan mereka, BP Ultimate Diesel, mencatatkan kenaikan harga paling fantastis di pasar. Jika sebelumnya di banderol di kisaran Rp14.620, per hari ini harganya meroket tajam menjadi Rp25.560 per liter. Angka ini menjadikan BP Ultimate Diesel sebagai salah satu bahan bakar termahal yang beredar di Indonesia saat ini.
Langkah serupa juga d iikuti oleh Pertamina pada lini produk diesel mereka. Pertamina Dex kini menyentuh angka Rp23.900 per liter, di susul oleh Dexlite yang naik menjadi Rp23.600 per liter.
Pertamina Turbo Tembus Rp19.400
Bagi para pemilik kendaraan mesin bensin berperforma tinggi, bersiaplah untuk merogoh kocek lebih dalam. Pertamax Turbo kini di hargai Rp19.400 per liter, naik drastis dari harga sebelumnya Rp13.100. Kenaikan ini merespons tingginya biaya produksi dan kelangkaan aditif oktan tinggi di pasar global.
Meski demikian, Pertamina masih mempertahankan harga Pertamax (RON 92) di angka Rp12.300 dan Pertamax Green 95 di Rp12.900. Hal ini di nilai sebagai upaya Pertamina agar pengguna kendaraan harian tidak langsung eksodus ke BBM subsidi.
Pertalite dan Biosolar Tetap Aman
Kabar baik bagi mayoritas masyarakat, pemerintah secara resmi tetap mengunci harga BBM subsidi. Hingga 30 April 2026, Pertalite masih di jual dengan harga Rp10.000 per liter dan Biosolar tetap di angka Rp6.800 per liter.
“Pemerintah berkomitmen menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian global. Subsidi tetap di alokasikan untuk menjaga stabilitas ekonomi mikro,” ujar salah satu sumber internal kementerian terkait.
Status SPBU Vivo dan Shell
Pantauan tim di lapangan menunjukkan bahwa SPBU Vivo masih cenderung stabil dan belum melakukan perubahan harga signifikan pada produk Revvo mereka. Sementara itu, pemandangan berbeda terlihat di banyak SPBU Shell, di mana papan informasi harga menunjukkan status “Kosong” atau “Tidak Tersedia” akibat kendala pasokan stok.
Daftar Lengkap Harga BBM Terbaru (Per 30 April 2026):
Pertamina:
Pertalite: Rp10.000
Pertamax: Rp12.300
Pertamax Green 95: Rp12.900
Pertamax Turbo: Rp19.400
Biosolar: Rp6.800
Dexlite: Rp23.600
Pertamina Dex: Rp23.900
BP-AKR:
BP 92: Rp12.390
BP Ultimate: Rp12.930
BP Ultimate Diesel: Rp25.560
Vivo:
Revvo 92: Rp12.390
Revvo 95: Rp12.930
Diesel Primus Plus: Rp14.610
Shell:
(Semua produk saat ini tidak tersedia/stok kosong)
Tips Untuk Anda:
Dengan kenaikan harga BBM non-subsidi yang cukup tajam, para pakar menyarankan pemilik kendaraan untuk rutin melakukan servis mesin guna menjaga efisiensi pembakaran. Selain itu, penggunaan transportasi publik atau beralih ke kendaraan listrik bisa menjadi opsi jangka panjang yang lebih hemat. (asep)
Baca juga : https://koransakti.co.id/harga-bbm-pertamina-25-maret-2026-pertamax-cs-masih-bertahan-ini-daftar-lengkapnya/















