koransakti,co,id- Gelaran Piala Dunia 2026 resmi menghentak panggung sepak bola lewat pembukaan megah di tiga negara tuan rumah: Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat. Turnamen edisi ke-23 ini tidak hanya mencetak sejarah baru sebagai kompetisi kolaboratif pertama, tetapi juga memicu perputaran ekonomi yang luar biasa. FIFA bahkan memproyeksikan total pendapatan dari ajang ini mampu menyentuh angka fantastis sebesar 13 miliar dolar AS (sekitar Rp234 triliun).
Melonjaknya industri penyiaran, penjualan tiket, hingga hak komersial secara otomatis melipatgandakan pundi-pundi uang para pemain top dunia. Melansir laporan terbaru dari Forbes, berikut adalah daftar lima pesepak bola dengan pendapatan tertinggi yang saat ini tengah berjuang membela negara mereka di Piala Dunia 2026.
1. Cristiano Ronaldo (Portugal) – Rp5,4 Triliun
Meskipun telah menginjak usia 41 tahun, Cristiano Ronaldo terbukti masih memuncaki daftar pemain terkaya. Kapten tim nasional Portugal ini mengantongi pendapatan sekitar US$300 juta atau setara dengan Rp5,4 triliun dalam setahun terakhir.
Selain menerima gaji selangit dari klub Arab Saudi, Al-Nassr, mantan bintang Real Madrid ini juga meraup keuntungan melimpah dari kerja sama komersial serta kekuatan branding-nya yang masif di media sosial.
2. Lionel Messi (Argentina) – Rp2,5 Triliun
Selanjutnya, posisi kedua ditempati oleh sang rival abadi, Lionel Messi. Keputusan kapten Argentina ini untuk hijrah ke Major League Soccer (MLS) bersama Inter Miami CF terbukti menjadi langkah bisnis yang sangat jitu.
Messi sukses membukukan pendapatan sebesar US$140 juta atau sekitar Rp2,5 triliun tahun ini. Bahkan, kehadiran peraih Ballon d’Or ini di Amerika Serikat langsung mendongkrak harga tiket dan jumlah penonton televisi secara signifikan.
3. Kylian Mbappe (Prancis) – Rp2,4 Triliun
Pada urutan ketiga, terdapat penyerang andalan Prancis, Kylian Mbappe. Di usianya yang menginjak 27 tahun, Mbappe tengah menikmati masa keemasan karier dengan pendapatan mencapai US$135 juta (sekitar Rp2,4 triliun).
Di samping tampil tajam di atas lapangan hijau, bintang Real Madrid ini juga gencar mengepakkan sayap bisnisnya di luar dunia olahraga. Sebagai contoh, menjelang turnamen dimulai, ia resmi meluncurkan kontrak komersial baru dengan Fairmont Hotels & Resorts serta berinvestasi di perusahaan teknologi kesehatan bernama Alan.
4. Karim Benzema (Prancis) – Rp1,87 Triliun
Pemain Prancis lainnya yang masuk dalam jajaran elite ini adalah Karim Benzema. Mantan penyerang Real Madrid tersebut membuktikan bahwa keputusan berkarier di Timur Tengah memberikan stabilitas finansial yang luar biasa di penghujung kariernya.
Benzema sukses mengamankan pendapatan sekitar US$104 juta atau setara dengan Rp1,87 triliun. Oleh karena itu, kepindahannya dari Al-Ittihad ke Al-Hilal sempat menjadi pusat perhatian publik. Pemasukan Benzema juga mengalir deras dari kontrak strategis dengan merek fesyen, alat olahraga, hingga parfum mewah.
5. Mohamed Salah (Mesir) – Rp1,8 Triliun
Posisi kelima dihuni oleh ikon sepak bola Afrika sekaligus andalan Liverpool, Mohamed Salah. Penyerang timnas Mesir yang baru merayakan ulang tahun ke-34 ini mengoleksi pendapatan tahunan sebesar US$100 juta atau sekitar Rp1,8 triliun.
Setelah menandatangani perpanjangan kontrak bersama The Reds pada Maret lalu, Salah kini memilih fokus penuh memimpin negaranya berlaga di putaran final Piala Dunia.
Pergeseran Tren Finansial Atlet Dunia
Jika kita melihat daftar di atas, industri olahraga modern kini telah mengalami pergeseran paradigma yang cukup besar. Dengan kata lain, kesuksesan finansial seorang atlet tidak lagi hanya bergantung pada performa mereka selama 90 menit di lapangan. Sebaliknya, kemampuan manajemen dalam mengolah popularitas menjadi aset digital, hak komersial, dan investasi bisnis jangka panjang kini menjadi kunci utama di balik kekayaan mereka. (Fadil)
Sejarah Baru Piala Dunia 2026: Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Gol















