Home / Budaya / Inspiratif / Kerinci

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:42 WIB

​Intip Momen Hangat Sekda Zainal Efendi Bersama Masyarakat di Festival Budaya Kerinci 2026n Alam

koransakti - Penulis

Intip Momen Hangat Sekda Zainal Efendi Bersama Masyarakat di Festival Budaya Kerinci 2026

Koransakti.co.id, Kerinci- Kemeriahan Festival Budaya Kerinci 2026 di Dermaga Danau Kerinci menyajikan pemandangan yang hangat dan penuh keakraban.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kerinci, Zainal Efendi, tampak hadir tanpa sekat, berbaur dan duduk santai bersama masyarakat serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lokasi acara.

Kehadiran Sekda Zainal Efendi di lokasi festival tentu menarik perhatian pengunjung. Selain menikmati ragam pertunjukan seni dan pameran, beliau memanfaatkan momen tersebut untuk berdialog secara langsung dengan masyarakat dan OPD.

Melalui pendekatan yang santai dan merakyat ini, Zainal menyampaikan pesan-pesan penting seputar pelestarian budaya serta kepedulian terhadap lingkungan hidup.

​Menghidupkan Kembali Budaya Nenek Moyang untuk Peduli Lingkungan

​Selanjutnya, saat menyambangi stan pameran lingkungan milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Sekda Zainal Efendi mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani kearifan lokal para pendahulu.

Baca juga :   Gerak Cepat PT.KMH, Aslori : Pasca Ambruk, Jembatan Tamiai Kembali Bisa Dilewati Kendaraan

Menurutnya, menjaga kebersihan alam bukanlah hal baru, melainkan nilai luhur yang telah di wariskan turun-temurun oleh nenek moyang masyarakat Kerinci.

​”Mari kita kembalikan budaya nenek moyang kita untuk peduli lingkungan. Para leluhur kita dahulu sangat menghormati dan merawat alam sekitar dengan baik,” ungkap Zainal Efendi.

​Oleh karena itu, beliau mendorong masyarakat agar membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya serta mengelola sampah secara bijak. Selain itu, Sekda juga mengapresiasi sinergi antara DLH dan Dinas Pariwisata yang sigap berkoordinasi guna memastikan perhelatan akbar ini tetap bersih dan minim sampah.

​Pesan Khusus untuk Generasi Muda: Rawat Tradisi dan Jati Diri

​Di samping isu kebersihan lingkungan, Sekda Zainal Efendi memberikan perhatian besar kepada para pemuda dan pemudi yang memadati area festival. Beliau menegaskan bahwa estafet kepemimpinan dan kelestarian budaya daerah berada sepenuhnya di tangan generasi penerus.

Baca juga :   Satgas TMMD Kodim Kerinci Gelar Penyuluhan Hukum dan HAM

​”Kelestarian budaya dan ajaran luhur para leluhur berada di tangan generasi muda. Jangan pernah ragu untuk mencintai dan membanggakan tradisi sendiri di tengah arus modernisasi,” tambahnya.

​Kebersamaan untuk Kerinci yang Lebih Maju

​Momen kebersamaan antara pimpinan daerah, jajaran OPD, dan masyarakat luas di Festival Budaya Kerinci 2026 ini mencerminkan semangat gotong royong.

Tidak hanya menikmati pertunjukan budaya dan karya ekonomi kreatif, kehadiran Sekda Zainal Efendi yang berbaur langsung semakin mempererat keharmonisan dan semangat bersama dalam membangun Bumi Sakti Alam Kerinci yang bersih, berbudaya, dan berkelanjutan.

Melalui perpaduan antara pelestarian budaya, kepedulian lingkungan, serta dukungan terhadap produk ekonomi kreatif lokal, Festival Budaya Kerinci 2026 sukses menjadi momentum emas dalam memajukan Bumi Sakti Alam Kerinci secara berkelanjutan. (Emi)

Baca juga:Semarak FBK 2026, Stan DLH Edukasi Masyarakat Lewat Inovasi Daur Ulang dan Budaya Peduli Lingkungan

Berita ini 14 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Sri Kartini Alfin Sosok Inspiratif di Balik Pengabdian untuk Sungai Penuh

Inspiratif

Sri Kartini Alfin Sosok Inspiratif di Balik Pengabdian untuk Sungai Penuh

Advetorial

Koptan Bukit Tiong: Solusi Bibit Lele Berkualitas Harga Terjangkau 

Advetorial

PT. KMH Berikan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Banjir

Inspiratif

Media Andalas Group Kembali Menggelar Ajang Bergengsi Andalas Award 2025 

Kerinci

Kodim 0417/Kerinci Sambut Pemimpin Baru

Food

Takjil Lebih Sehat! 3 Variasi Resep Kolak Pisang Tanpa Santan yang Tetap Gurih dan Nikmat

Advetorial

Kodim 0417/Kerinci Bantu Ketahanan Pangan Pesantren Al-Kahfi dengan Pembuatan Kolam Ikan.

Budaya

Menelusuri Keindahan Batik Kerinci: Saat Alam Dilukis di Atas Kain