Koran Sakti.co.id, Jakarta- Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Golkar, Abraham Sridjaja, menyampaikan kritik terhadap kinerja mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, selama masa jabatannya.
Kritikan ini disampaikan Abraham terkait kasus judi online yang kini melibatkan beberapa pegawai Kominfo dan Digital (Komdigi). Ia menyoroti kebijakan Budi Arie yang tidak memblokir situs judi online, namun justru memblokir platform seperti WordPress.
Abraham menyatakan telah meneliti kasus ini secara mendalam dan menemukan fakta mengejutkan, yaitu penangkapan 16 orang, yang terdiri dari oknum pegawai Komdigi serta pihak sipil, terkait kasus tersebut.
Dalam rapat perdana Komisi I DPR bersama Menteri Kominfo dan Digital, Selasa (5/11), Abraham mengungkapkan bahwa sistem pemblokiran di era kepemimpinan Menkominfo Jhonny Plate dan Budi Arie tampaknya berbeda, yang menurutnya berdampak pada munculnya keterlibatan pihak sipil.
Ia juga mempertanyakan bagaimana mekanisme pemblokiran situs judi online diterapkan oleh Kominfo, karena, menurutnya, ada indikasi bahwa kementerian ini turut berperan karena membiarkan situs-situs tersebut tetap aktif.
Abraham meminta penjelasan yang tidak normatif terkait prosedur pemblokiran, mengingat seharusnya pemblokiran dilakukan setelah melalui proses hukum tertentu.
Di sisi lain, Budi Arie, yang kini menjabat sebagai Menteri Koperasi dan UKM, memilih untuk tidak memberikan komentar langsung terkait kasus tersebut.
Ia menyatakan fokus pada tugasnya di kementerian baru dan urusan kesejahteraan rakyat.
Sebelumnya, Budi sempat menyampaikan apresiasi terhadap langkah aparat penegak hukum yang menangani kasus judi online ini, yang turut melibatkan mantan bawahannya saat ia menjabat sebagai Menkominfo.***















