Home / Artikel / Fakta Unik / kimia / Sains

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:01 WIB

Kenapa Digigit Semut Rasanya Panas & Gatal? Kenalan dengan Asam Formiat (CH2O2), Senjata Kimia si Kecil!

Tiara - Penulis

Semut tidak hanya menggigit dengan rahang, tapi juga menyemprotkan zat asam dari perut belakangnya ke dalam luka gigitan. (Foto: Freepik/koransakti.co.id)

Semut tidak hanya menggigit dengan rahang, tapi juga menyemprotkan zat asam dari perut belakangnya ke dalam luka gigitan. (Foto: Freepik/koransakti.co.id)

koransakti.co.id Selasa, 27 Januari 2026 – Sedang asyik duduk di taman atau di teras, tiba-tiba… Ckit! Kaki terasa perih menyengat. Ternyata ada semut merah kecil yang menggigit.

Ukurannya tidak sampai 1 cm, tapi rasa sakit dan gatalnya bisa bertahan berjam-jam, bahkan meninggalkan bekas bentol merah. Apa yang sebenarnya dilakukan semut itu pada kulit kita?

Jawabannya: Dia sedang melakukan serangan kimiawi menggunakan Asam Formiat. Rumus kimianya: CH2O2.

1. Bedah Rumus: CH2O2

Zat ini memiliki nama lain Asam Metanoat. Namun, karena pertama kali ditemukan dari penyulingan tubuh semut (Formica dalam bahasa Latin artinya Semut), maka ia lebih dikenal sebagai Asam Semut (Formic Acid).

Zat ini bersifat Korosif (merusak jaringan). Di dunia industri, Asam Formiat dipakai untuk mengawetkan jerami ternak hingga proses pembuatan tekstil dan karet. Bayangkan zat sekuat itu disuntikkan ke kulit Anda!

Baca juga :   Rahasia Pemutih (NaClO) Bikin Baju Kinclong, Tapi Bisa Jadi "Gas Beracun" Kalau Salah Campur!

2. Mekanisme Serangan Semut

Banyak orang salah paham. Mereka pikir rasa perih itu dari gigitan rahang semut. Faktanya lebih sadis:

  1. Menggigit: Semut menggunakan rahang depannya untuk menjepit kulit kita (supaya dia tidak jatuh). Ini rasanya cuma geli/sakit sedikit.

  2. Menyuntik: Setelah pegangan kuat, dia melengkungkan perutnya ke bawah dan menyuntikkan/menyemprotkan cairan CH2O2 tepat ke luka gigitan tadi.

Zat asam inilah yang membakar sel kulit dan saraf, menyebabkan rasa Panas (Burning sensation).

3. Kenapa Jadi Bentol & Gatal?

Saat Asam Formiat masuk, sistem imun tubuh kita panik. “Ada zat asing berbahaya masuk!” Tubuh langsung mengirim pasukan pertahanan bernama Histamin ke lokasi gigitan.

Histamin ini menyebabkan pembuluh darah melebar (makanya jadi merah dan bentol) dan memicu rasa Gatal. Jadi, rasa gatal itu sebenarnya tanda bahwa tubuh sedang berperang melawan racun semut.

4. Solusi Kimia: Lawan Asam dengan Basa

Karena racun semut itu ASAM (pH rendah), jangan digaruk! Menggaruk cuma bikin racunnya menyebar. Cara terbaik mengatasinya adalah dengan BASA (pH tinggi) untuk menetralkan.

Baca juga :   Manfaat Vitamin C untuk Ibu Hamil: Bantu Cegah Anemia hingga Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Bahan dapur yang bisa dipakai:

  • Soda Kue (Baking Soda): Campur sedikit air jadi pasta, oleskan ke bentol.

  • Pasta Gigi (Odol): Pasta gigi biasanya mengandung basa lemah.

  • Sabun Cuci: Sabun juga bersifat basa. Cuci area gigitan dengan air sabun segera.

Reaksi kimianya: Asam + Basa = Netral. Rasa perih pun akan berkurang drastis.

Kesimpulan

Semut adalah ahli kimia alami. Dengan tubuh sekecil itu, dia membawa tabung reaksi berisi CH2O2 untuk melumpuhkan musuh yang jauh lebih besar (termasuk manusia). Jadi kalau digigit, jangan cuma dipukul, segera cari “penawar” basanya!

Baca juga: Kenapa Gas Elpiji Baunya Kayak Durian Busuk? Kenalan dengan Etil Merkaptan (C2H6S), Zat Paling Bau Penyelamat Nyawa!

Berita ini 89 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

Sering Begah? Hindari 5 Kebiasaan Setelah Makan Ini Agar Asam Lambung Tidak Naik

Artikel

ILMU KANURAGAN, PERCAYA MONGGO TIDAK RAPOPO
Jakpat (Jajak Pendapat)

Artikel

Review Jakpat 2026: Aplikasi Survei Asli Indonesia, “Jual Suara” Anda Ditukar Pulsa & Saldo E-Wallet (Pasti Cair!)

Artikel

BAHLIL KOK KAYA BAHLUL

Artikel

HARI ANAK SEJAGAT RAYA HAK BERTAHAN HIDUP, BEBAS EKSPLOITASI DAN KEKERASAN 

Artikel

PONDOK PESANTREN UNTUK ORANG BER-UANG

Artikel

APA KHABAR MENTERI MISKIN ?

Artikel

Ibadah Kurban Totalitas Ketaatan dan Ketaqwaan : Teladan Nabi Ibrahim AS