Home / Bahasa / Culture / Tren

Kamis, 3 Juli 2025 - 20:25 WIB

Kenapa Orang Suka Bilang “Healing”? Ini Arti Aslinya yang Sering Salah Kaprah

koransakti - Penulis

Arti kata healing kini sering digunakan dalam percakapan sehari-hari maupun media sosial. “Aku butuh healing”, “Jangan ganggu dulu, lagi healing”, atau “Yuk, healing ke pantai!”—ungkapan ini terdengar hampir di semua platform, mulai dari TikTok, Instagram, hingga obrolan grup WhatsApp.

Namun, tahukah kamu bahwa penggunaan kata “healing” yang identik dengan liburan itu sebenarnya tidak sepenuhnya tepat secara makna aslinya?


🔍 Arti Kata Healing Sebenarnya

Secara harfiah, healing adalah kata dalam bahasa Inggris yang berarti proses penyembuhan, baik secara fisik maupun emosional. Dalam konteks psikologi dan kesehatan mental, healing mengacu pada proses panjang untuk memulihkan diri dari trauma, luka batin, kecemasan, atau tekanan hidup.

Healing tidak selalu berarti “pergi jalan-jalan”. Seseorang bisa mengalami healing lewat meditasi, terapi, menulis jurnal, atau bahkan istirahat total dari aktivitas.

Baca juga :   Bupati Monadi Resmi Tutup Festival Budaya Kerinci 2025

📱 Asal Mula Salah Kaprah: Healing = Liburan

Fenomena mengartikan healing sebagai liburan diduga kuat muncul dari tren media sosial, terutama TikTok dan Instagram. Banyak konten kreator membagikan video staycation, nongkrong di café estetik, atau liburan ke pantai dengan caption: “healing dulu bestie!”

Sejak saat itu, kata healing mengalami pergeseran makna populer di Indonesia. Kini, healing lebih sering diartikan sebagai “melarikan diri sejenak dari rutinitas”, meskipun itu bukan definisi aslinya.


🧠 Kenapa Istilah Ini Cepat Menyebar?

  1. Relatable dengan kondisi sosial saat ini
    Banyak orang merasa burnout, stres, atau lelah mental—terutama setelah pandemi. Healing jadi istilah yang mewakili kebutuhan untuk “menjaga kewarasan”.

  2. Estetika & Gaya Hidup Digital
    “Healing” terdengar lebih estetik daripada “liburan” biasa, apalagi jika digabung dengan foto-foto pemandangan atau coffee shop. Kata ini memberi nuansa lebih dalam dan personal.

  3. Fleksibel & Serbaguna
    Bisa dipakai untuk berbagai konteks: dari habis putus, tugas numpuk, capek kerja, atau sekadar rebahan di rumah.

Baca juga :   Apa Arti Kata Cringe? Bahasa Gaul yang Populer di Media Sosial

📌 Jadi, Salahkah Pakai Kata Healing untuk Liburan?

Tidak sepenuhnya salah. Bahasa memang berkembang sesuai budaya pengguna. Namun, penting untuk tahu bahwa arti asli kata healing lebih dalam daripada sekadar jalan-jalan.

Mengartikan healing sebagai momen refleksi atau perbaikan diri—baik lewat terapi, hobi, atau istirahat mental—membantu kita memahami pentingnya kesehatan jiwa, bukan sekadar “kabur sejenak”.

Berita ini 121 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Budaya

LAM Komitmen Majukan Adat dan Budaya di Provinsi Jambi

Culture

Wako Alfin Hadiri Festival Budaya Kabupaten Kerinci “Balik Kudahin”
Fakta Unik Imlek 2026: Kenapa Harus Pakai Baju Merah & Dilarang Menyapu? Ini Legenda Monster "Nian" yang Jarang Orang Tahu!

Artikel

Fakta Unik Imlek 2026: Kenapa Harus Pakai Baju Merah & Dilarang Menyapu? Ini Legenda Monster “Nian” yang Jarang Orang Tahu!

Fakta Unik

Misteri Sosok Mona Lisa: Siapa Perempuan di Balik Lukisan Da Vinci?
Waspada! Prakiraan Cuaca Cianjur dan Bogor 4 Mei 2026: Hujan Petir dan Intensitas Sedang Mengintai Sejumlah Wilayah

Culture

Waspada! Prakiraan Cuaca Cianjur dan Bogor 4 Mei 2026: Hujan Petir dan Intensitas Sedang Mengintai Sejumlah Wilayah

Advetorial

Bupati Monadi Resmi Tutup Festival Budaya Kerinci 2025

Bahasa

Arti Kata Slay: Istilah Viral yang Dipakai di Media Sosial

Gaya Hidup

Ramai Dibahas, Apa Itu Digital Detox? Ini Manfaat dan Cara Mulainya