koransakti.co.id – Siapapun pasti pernah merasakannya. Niat hati ingin masak nasi goreng, tapi baru mengiris dua siung bawang merah, air mata sudah bercucuran seperti sedang nonton drama Korea sedih.
Banyak mitos beredar, katanya kalau nangis berarti “bawangnya jahat”. Padahal secara kimia, bawang sedang melakukan Mekanisme Pertahanan Diri.
Di edisi Pojok Kimia malam ini, mari kita bongkar reaksi kimia apa yang sebenarnya terjadi di talenan dapur Anda.
1. Senjata Rahasia Bawang
Di dalam tanah, bawang sering diserang oleh hama (tikus atau serangga). Untuk melindungi diri, bawang menyimpan dua zat kimia di dalam sel-selnya yang terpisah:
Asam Amino Sulfoksida.
Enzim Alliinase.
Saat bawang utuh, kedua zat ini aman-aman saja karena terpisah dinding sel.
2. Bencana Saat Pisau Mengiris
Saat pisau Anda memotong bawang, dinding selnya pecah. Dua zat tadi akhirnya bertemu dan bereaksi! Mereka membentuk gas bernama Syn-Propanethial-S-oxide.
Gas ini bersifat Volatil (mudah menguap). Begitu terbentuk, dia langsung terbang ke udara mencari sasaran terdekat… yaitu Mata Anda.
3. Berubah Jadi “Air Aki” di Mata
Inilah bagian yang mengerikan (tapi keren). Mata manusia selalu basah karena ada lapisan air mata untuk pelumas.
Saat gas Propanethial-S-oxide menyentuh air di mata Anda, terjadilah reaksi kimia kedua. Gas tersebut bereaksi dengan air dan berubah menjadi Asam Sulfat (Sulfuric Acid).
Ya, Asam Sulfat adalah zat yang sama dengan Air Aki. Meskipun konsentrasinya sangat-sangat kecil, tetap saja itu asam! Saraf mata Anda berteriak kesakitan dan memerintahkan kelenjar air mata untuk: “Bilas! Bilas! Ada asam di sini!” Makanya air mata Anda keluar deras untuk mencuci asam tersebut.
4. Trik Kimia Mengatasinya
Kalau kita tahu kimianya, kita bisa mengakalinya:
Dinginkan Bawang: Masukkan bawang ke kulkas 15 menit sebelum dipotong. Suhu dingin memperlambat reaksi kimia enzim, sehingga gas yang terbentuk lebih sedikit.
Potong Dekat Kipas Angin: Biarkan angin meniup gas Propanethial-S-oxide menjauh dari wajah Anda.
Pakai Kacamata Renang: Ini cara paling ekstrem tapi 100% ampuh. Gas tidak bisa masuk ke mata, tidak ada reaksi asam sulfat!
Kesimpulan
Menangis saat memotong bawang bukanlah tanda Anda cengeng. Itu adalah bukti bahwa tubuh Anda sedang bekerja cerdas melindungi mata dari serangan asam kimia. Jadi, jangan lupa ucapkan terima kasih pada air mata Anda!















