Home / Ekonomi / Kebijakan

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:08 WIB

Krisis Gaji ASN Pemda dan Progres LRT Jakarta: Solusi Anggaran hingga Transportasi Masa Depan

Hari Sakti Fiagi - Penulis

koransakti.co.id, Jakarta- Tekanan fiskal berat tengah melanda ratusan Pemerintah Daerah (Pemda) di Indonesia. Imbas penyesuaian anggaran Transfer ke Daerah (TKD), banyak wilayah mulai kelimpungan memenuhi hak dasar Aparatur Sipil Negara (ASN). Menanggapi situasi kritis ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah pusat siap turun tangan menyuntikkan dana tambahan bagi daerah yang terdampak.

Kementerian Keuangan kini telah memetakan sekitar 490 daerah yang mengalami defisit anggaran belanja pegawai. Namun, eksekusi penyaluran dana penyelamat ini masih menunggu sinyal hijau dari Presiden Prabowo Subianto. Langkah darurat ini menjadi sarana vital agar Pemda tidak kehabisan dana saat membayar gaji minimum para pegawai.

Di sisi lain, beberapa daerah memilih mengambil kebijakan ekstrem demi bertahan. Pemprov Maluku Utara, misalnya, resmi memangkas Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) hingga 20 persen bagi pejabat eselon I–IV dan 10 persen bagi staf PNS serta PPPK. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menjelaskan bahwa pemotongan ini terpaksa dilakukan guna menjaga kelangsungan APBD pascamembengkaknya beban belanja pegawai, sekaligus mendorong efisiensi dan penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca juga :   PUPR Sungai Penuh Tetapkan SOP Peminjaman Alat dan Layanan IMB

Proyek LRT Jakarta Velodrome–Manggarai Capai 96,7%, Siap Beroperasi Agustus 2026

Sementara masalah anggaran daerah tengah dicari solusinya, kabar positif datang dari sektor transportasi publik ibu kota. Proyek pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai menunjukkan kemajuan pesat. Memasuki pekan ketiga Juli 2026, pengerjaan konstruksinya telah menembus angka 96,77 persen.

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) optimis jalur ini siap melayani penumpang secara penuh pada Agustus 2026. Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, mengungkapkan bahwa timnya sedang berfokus pada tahap penyelesaian akhir (finishing) dan uji kelayakan operasional. Pengujian ketat ini melibatkan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub, yang meliputi keandalan jalur, kekuatan struktur, fasilitas operasional, hingga standar keselamatan penumpang.

Baca juga :   Targetkan Bebas Macet, Pemprov DKI Siap Resmikan LRT Pegangsaan Dua–Manggarai Agustus Ini

Kehadiran LRT rute baru ini diproyeksikan membawa dampak besar bagi mobilitas warga Jakarta. Berdasarkan studi kelayakan Jakpro, koridor Kelapa Gading hingga Manggarai berpotensi menyerap 60.000 hingga 80.000 penumpang harian. Angka tersebut menjadi angin segar untuk mengurai kemacetan kronis di jalur-jalur utama Jakarta.

Tak berhenti di situ, Jakpro juga tengah menyiapkan ekspansi jangka panjang. Pengembangan jalur LRT dari Manggarai menuju pusat bisnis Dukuh Atas kini sedang berada dalam proses pengajuan izin trase serta pendalaman studi kelayakan. Jika berjalan sesuai rencana, pengerjaan konstruksi segmen lanjutan ini akan mulai bergulir pada 2027.

Baca juga :Pemerintah Resmi Luncurkan Logo dan Identitas Visual HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Berita ini 6 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Daerah

Gelar Harkopnas, Dekopinwil Jatim bikin Gebyar UMKM dan Libatkan 2.025 Penari
Harga Emas Meroket Pecah Rekor, Haruskah Beli Sekarang? Dilema Investor di Akhir 2025

Bisnis

Harga Emas Meroket Pecah Rekor, Haruskah Beli Sekarang? Dilema Investor di Akhir 2025
Profil Kekayaan Low Tuck Kwong: Sang Raja Batu Bara Pembeli Lukisan "Kuda Api" SBY

Bisnis

Profil Kekayaan Low Tuck Kwong: Sang Raja Batu Bara Pembeli Lukisan “Kuda Api” SBY

Jakarta

Aturan Ganjil Genap Jakarta 25 Maret 2026 Berlaku Lagi, Pengendara Wajib Sesuaikan Pelat Nomor
Harga Emas Hari Ini, 28 Oktober 2025: Pegadaian dan Antam Kompak Stabil di Level Rp2,4 Juta per Gram

Bisnis

Harga Emas Hari Ini, 28 Oktober 2025: Pegadaian dan Antam Kompak Stabil di Level Rp2,4 Juta per Gram
Harga Emas Hari Ini, Minggu 26 Oktober 2025: Pegadaian Update Duluan! Cek Antam & UBS di Sini

Bisnis

Harga Emas Hari Ini, Minggu 26 Oktober 2025: Pegadaian Update Duluan! Cek Antam & UBS di Sini

Ekonomi

Perebutan Rare Earth Dunia Meningkat, Negara Berlomba Kendalikan Pasokan
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Bisnis

IHSG Sesi I Melemah ke 8.208, Sektor Properti dan Industri Justru Melawan Arus