Home / Artikel

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:54 WIB

Kunyit Asam, Solusi Alami Saat Haid

koransakti - Penulis

koransakti.co.id- Kunyit asam di kenal sebagai minuman herbal tradisional yang kaya manfaat, terutama bagi wanita yang sedang mengalami menstruasi.

Salah satu manfaat utama kunyit asam saat haid adalah mengurangi nyeri dan kram perut. Kunyit mengandung senyawa aktif kurkumin yang bersifat antiinflamasi dan analgesik, sehingga membantu menekan peradangan dan merilekskan otot rahim. Asam jawa berperan melancarkan aliran darah, yang turut mengurangi rasa tidak nyaman selama menstruasi.

Selain itu, kunyit asam juga membantu menyeimbangkan hormon. Perubahan hormon saat haid sering menyebabkan tubuh mudah lelah, pegal, hingga perubahan suasana hati.

Baca juga :   TAK USAH KE ARIZONA ADA TONJONG CANYON DI CIPATUJAH

Kandungan antioksidan dalam kunyit membantu tubuh lebih rileks dan menjaga stamina tetap stabil selama masa menstruasi.

Manfaat lain yang sering di rasakan adalah mengurangi bau badan dan bau darah haid.

Sifat antibakteri alami pada kunyit membantu menjaga kebersihan tubuh dari dalam, sehingga tubuh terasa lebih segar.

Tak hanya itu, kunyit asam juga membantu mengurangi keluhan pencernaan seperti kembung, mual, dan perut terasa penuh yang kerap muncul saat haid.

Meski alami, konsumsi kunyit asam tetap perlu di perhatikan. Di anjurkan untuk mengonsumsinya satu gelas per hari selama haid agar manfaatnya optimal tanpa menimbulkan efek samping.

Baca juga :   Siapa Pembuat Surat Kabar Pertama di Dunia? Ini Sejarah yang Tak Banyak Diketahui Publik

Resep Praktis Kunyit Asam

2 ruas kunyit, parut

1 sdm asam jawa

Gula aren secukupnya

500 ml air

Rebus semua bahan hingga mendidih, saring, dan minum selagi hangat atau dingin sesuai selera.

Kunyit asam dapat menjadi pilihan herbal yang menyehatkan dan membantu wanita menjalani masa haid dengan lebih nyaman.**

Baca juga: Manfaat Daun Sirih untuk Kesehatan Alami Sehari-hari

Berita ini 70 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

Energi Stabil untuk Ekonomi Rendah Karbon

Artikel

MEKKAH ITU IBARAT KAWAH CANDRADIMUKA 

Artikel

SANES DIKERUK, DIBERDAYAKAN 

Artikel

KONTROVERSI PLATO DAN ARISTOTELES 

Artikel

AKI AKI PISAN
Menguji Nyali Lewat Rumus "Lima AT" Menjadi Wartawan Hebat

Artikel

Revolusi Indonesia Terjadi Tapi Tak Rapi

Artikel

Sahal Cuma Ingin Jadi Santri Malah Punya Pondok Pesantren 

Artikel

LIMA AT, KIAT WARTAWAN HEBAT