Home / Kebijakan / Perdagangan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:14 WIB

Lindungi UMKM: Zulfikar Demokrat Ultimatum Pemerintah Terkait “Banjir” Barang Impor Murah

koransakti - Penulis

koransakti.co.id, Jakarta- ​Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Zulfikar Hamonangan, melontarkan kritik keras terhadap pembiaran arus produk impor murah di platform online.

Ia menegaskan bahwa tanpa intervensi regulasi yang agresif, pasar digital Indonesia akan berubah menjadi “kuburan” bagi pelaku UMKM lokal.

*​Ancaman Nyata di Balik Harga Murah*

​Narasinya bukan sekadar soal kompetisi harga, melainkan soal keberlangsungan ekonomi rakyat. Zulfikar menekankan beberapa poin krusial yang harus segera di respons oleh pemerintah:

*​Praktik Predatory Pricing:* Masuknya barang impor dengan harga yang tidak masuk akal (di bawah modal produksi lokal) di anggap sebagai taktik untuk mematikan kompetitor domestik secara sistematis.

Baca juga :   Tarif Listrik April–Juni 2026 Tetap Stabil, Pemerintah Jaga Daya Beli dan Keandalan Energi Nasional

*​Ketidakadilan Regulasi:* Sementara UMKM lokal harus memenuhi berbagai standar dan pajak, produk impor seringkali masuk dengan celah regulasi yang lebih longgar di platform digital.

*​Kedaulatan Ekonomi:* Ketergantungan pada barang konsumsi impor melalui e-commerce di anggap mengancam kemandirian ekonomi nasional dalam jangka panjang.

*​Urgensi Tindakan Pemerintah*

​Zulfikar menuntut kementerian terkait untuk tidak hanya menjadi penonton di tengah gempuran produk asing. Ia mendesak adanya:

Baca juga :   Pemerintah Tetapkan WFA ASN 1 Hari Tiap Jumat

​Revisi Aturan Impor Digital: Memperketat pintu masuk barang konsumsi yang sudah bisa di produksi di dalam negeri.

​Penerapan Ambang Harga: Menetapkan batas bawah harga untuk melindungi nilai jual produk perajin dan pengusaha lokal.

*​Audit Platform Marketplace:*

Memastikan penyedia layanan e-commerce memprioritaskan etalase produk lokal ketimbang barang impor.

​”UMKM adalah benteng terakhir ekonomi kita. Jika pemerintah tidak segera membatasi produk murah dari luar, kita secara tidak langsung sedang membiarkan ekonomi rakyat di hancurkan oleh mesin produksi asing,” ujar Zulfikar dengan nada tegas.

Berita ini 19 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kebijakan

Ketika Loyalitas Tak Diakui: Diskriminasi Administratif dalam Reformasi ASN

Daerah

Pemprov Jatim Terapkan WFH ASN Mulai Rabu, Khofifah Hindari Efek Long Weekend

Energi

Harga BBM Pertamina 25 Maret 2026: Pertamax Cs Masih Bertahan, Ini Daftar Lengkapnya

Internasional

Upaya Pengamanan Ruang Siber di Kawasan ASEAN dan Jepang

Energi

Tarif Listrik April–Juni 2026 Tetap Stabil, Pemerintah Jaga Daya Beli dan Keandalan Energi Nasional

Kebijakan

Presiden Prabowo Terima Michael Bloomberg, Bahas Penguatan SDM

Bisnis

Rokok Ilegal Kuasai Pasar, Kemenperin Siapkan Regulasi Tegas

Kebijakan

Pemerintah Tetapkan WFA ASN 1 Hari Tiap Jumat