Home / Internasional / Kebijakan / Pemerintahan

Kamis, 7 Agustus 2025 - 15:46 WIB

Upaya Pengamanan Ruang Siber di Kawasan ASEAN dan Jepang

koransakti - Penulis

ASEAN-Japan Cybersecurity Working Group Meeting merupakan forum regional terbatas bidang keamanan siber bagi ASEAN Member States (AMS) dan Jepang yang bertujuan untuk memfasilitasi kerja sama dan kolaborasi dalam rangka meningkatkan kapasitas keamanan siber di wilayah ASEAN dan Jepang.

Pada forum ini, AMS, ASEAN Secretariat (ASEC), dan Jepang, mendiskusikan upaya pengamanan ruang siber di kawasan ASEAN dan Jepang, baik yang telah dilakukan, yang sedang berjalan, maupun yang akan dilaksanakan.

ASEAN-Japan Cybersecurity Working Group Meeting Ke-3 tahun 2025 ini dilaksanakan pada tanggal 6 dan 7 Agustus 2025, di The Grove Suites Hotel, Jakarta.

Baca juga :   Wakili Kecamatan Tanah Kampung, Desa Tanjung Bunga Matangkan Persiapan Lomba Hatinya PKK

Pada ASEAN-Japan Cybersecurity Working Group Meeting kali ini, AMS, ASEC, dan Jepang mendiskusikan mengenai upaya pengamanan ruang siber di kawasan ASEAN dan Jepang berupa perkembangan kegiatan kolaborasi di bawah mekanisme ASEAN-Japan.

Direktur Strategi Keamanan Siber dan Sandi BSSN Sigit Kurniawan membuka kegiatan The 3rd ASEAN-Japan Cybersecurity Working Group Meeting dengan menyampaikan opening remarks.

Selanjutnya, Working Group Meeting dilaksanakan dengan dipandu oleh National Cybersecurity Office (NCO) Jepang.

Kegiatan Working Group Meeting ditutup secara resmi dengan penyampaian Closing Remarks oleh Marsda TNI R. Tjahjo Kurniawan, S.T., M.Si. selaku Deputi Bidang Kebijakan dan Strategi Keamanan Siber dan Sandi BSSN dan Mr. Tanaka Takahiro selaku Counsellor pada National Cybersecurity Office, Jepang.

Baca juga :   Menyambut HUT RI Ke 79, Wako Ahmadi Launching Pembagian Bendera 

Working Group Meeting bersifat terbatas dan hanya diperuntukkan bagi para peserta perwakilan dari AMS, ASEC, dan Jepang sesuai undangan.

Pada Working Group Meeting hari pertama, hadir sejumlah 38 orang perwakilan AMS, 1 orang perwakilan ASEC, dan 17 orang perwakilan Jepang.

Kemudian pada Working Group Meeting hari kedua, hadir sejumlah 42 orang perwakilan AMS, 1 orang perwakilan ASEC, dan 18 orang perwakilan Jepang.***

 

 

Berita ini 53 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kebijakan

Batas Waktu Lapor SPT OP Diperpanjang hingga Akhir April
Bernardo Silva Ungkap Penyebab Man City Sering Tergelincir

Internasional

Bernardo Silva Ungkap Penyebab Man City Sering Tergelincir

Nasional

Ahmadi Zubir Hadiri Rakor Kepala Daerah se Indonesia

Advetorial

Bupati Adirozal Hadiri Kenduri SKO Desa Tanjung Genting.

Advetorial

Kades se-Kecamatan Tanco Apresiasi Kesuksesan Kenduri Sko Ujung Pasir

Pemerintahan

SHALAT IDUL FITRI 1446 HIJRIAH/2025 MASEHI

Ekonomi

Pemerintah Luncurkan Paket Ekonomi 2025, dan Program Penyerapan Tenaga Kerja

Kerinci

Dinas PUPR Prov.Jambi Dan Dinas PUPR Kerinci Akan Bangun Kanal Atasi Banjir Abu Vulkanik