Home / Edukasi / Ekonomi

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:54 WIB

Minyak Iran dan Selat Hormuz

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id- Selat Hormuz adalah jalur pelayaran paling strategis di dunia.

Selat yang membentang dari perbatasan pantai Irak sampai ke Teluk Oman mempunyai panjang 167 km. Sisi utaranya yang paling strategis di kendalikan oleh Iran. Lebarnya sekitar 33 km, dengan jalur tersempitnya 3 km.

Selat ini merupakan tumpuan semua kapal tanker yang mengangkut 30% minyak dunia dari Timur Tengah. Tidak kurang dari 3.000 tanker setiap hari melewati Selat Hormuz, mengangkut sekitar 21 juta barel per hari.

Bisa di bayangkan risiko ekonomi yang akan di tanggung banyak negara bila terjadi “total closure” Selat Hormuz.

Baca juga :   Sindir Parade Militer Tiongkok, Presiden Taiwan: Kami Tidak Rayakan Damai dengan Moncong Senjata

Iran, negeri tua yang dulu di kenal dengan Persia, telah berdiri sejak 550 sebelum masehi, di dirikan oleh Koresh Agung melalui Kekaisaran Akhemeniyah.

Pada tahun 1935 berganti nama menjadi Iran dengan luas wilayah 1,648 juta km² dan penduduk 93 juta jiwa.

Negeri yang mempunyai cadangan minyak terbesar nomor 3 di dunia, sekitar 208,6 miliar barel. Dengan kekayaan sebesar itu, seharusnya Iran menjadi negeri “gemah ripah loh jinawi”. Walau kekuasaan dan pemimpin datang silih berganti, kita berharap rakyat Iran selalu dalam rida Allah SWT mengikuti takdirnya.

Islam mengajarkan kepada kita bila ada manusia wafat atau gugur, kita mengucapkan “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un”: sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali.

Baca juga :   Keuangan Islam sebagai Shifting Strategy: Dari Geopolitik menuju Geoekonomi Global

Termasuk kepada Almarhum Ayatollah Ali Khamenei yang wafat tanggal 28 Februari 2026. Semoga arwahnya di terima di sisi Allah SWT. Amin.

Prof. Dr. RIZAL DJALIL MAKMUR (Prof RDM)

Eks Ketua BPK RI, Politisi Senior Analis Kebijakan Keuangan, Pangan dan Health Economic

Bàca juga: Nostalgia Arcade! PUBG Mobile x KOF Resmi Hadir: Ini Cara Dapatkan Skin Legendaris Iori Yagami & Mai Shiranui (Prize Path vs Lucky Spin)

 

Berita ini 87 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Kornas ARPG Syafrudin Budiman: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Paling Baik Di ASEAN, Ini Tren Positif 

Bisnis

Strategi Omnichannel: Mengapa Brand Lokal Mulai Mandiri dan Tinggalkan Ketergantungan pada Marketplace?
IHSG Anjlok di Sesi I, Saham Prajogo Pangestu (BREN, TPIA, CUAN) Kompak Jadi Pemberat

Bisnis

IHSG Anjlok di Sesi I, Saham Prajogo Pangestu (BREN, TPIA, CUAN) Kompak Jadi Pemberat

Bisnis

Indonesia Ekspor Ayam Hidup ke Pasar Singapura, Nilainya Tembus Rp1,8 Miliar!
Hukum Forex dalam Islam: Halal atau Haram? Simak Penjelasan Fatwa MUI

Bisnis

Hukum Forex dalam Islam: Halal atau Haram? Simak Penjelasan Fatwa MUI

Ekonomi

Pimpin Rapat di Hambalang, Presiden RI Bahas Strategi Ekonomi Nasional di Tengah Gejolak Global

Edukasi

Lebih Baik Sikat Gigi Sebelum atau Sesudah Sarapan? Ini Penjelasan Ahli

Ekonomi

Trenggono Tegaskan Dana Kapal Bukan dari APBN