koransakti.co.id – Selasa, 3 Februari 2026 – Siapa yang tahan kalau lewat pinggir jalan dan mencium aroma khas sang “Raja Buah”? Bulan Februari ini, durian sedang melimpah ruah. Rasanya manis, legit, dan ada sedikit sensasi pahit alkohol yang bikin nagih.
Tapi ingat pepatah: “Enak di mulut, enggak enak di perut.” Banyak orang yang masuk rumah sakit gara-gara “Pesta Durian”. Apa sebenarnya yang terjadi di dalam tubuh kita saat makan durian? Dan zat kimia apa yang bertanggung jawab atas baunya?
1. Misteri Bau Durian: Senyawa Sulfur (C2H6S)
Kenapa durian dilarang masuk hotel dan pesawat? Karena durian mengandung senyawa kimia yang sangat Volatile (mudah menguap) bernama Ethanethiol dan turunan Sulfur lainnya. Rumus kimianya: C2H6S.
Zat Sulfur (Belerang) ini sebenarnya satu keluarga dengan zat pembusuk pada telur dan bawang. Tapi pada durian, kombinasi Sulfur + Ester Buah menciptakan aroma unik: Busuk tapi Manis. Sifat gas ini sangat kuat menempel di tangan dan mulut, susah hilang walau di cuci sabun.
2. Bom Kalori (Bikin Gemuk)
Anda lagi diet? Jauhi durian. Menurut data Kompas.com, satu cangkir daging durian mengandung sekitar 357 Kalori. Itu setara dengan makan Satu Piring Nasi Padang. Kalau Anda makan satu butir utuh sendirian? Hitung saja sendiri berapa ribu kalori yang masuk. Lemak tubuh di jamin naik drastis.
3. Gula Darah Melonjak (Bahaya Diabetes)
Durian mengandung karbohidrat sederhana (Gula Buah) yang sangat tinggi (66 gram per cangkir). Begitu masuk perut, gula ini langsung di serap darah. Bagi penderita Diabetes, ini adalah Mimpi Buruk. Lonjakan gula darah yang drastis bisa menyebabkan pusing, lemas, hingga komplikasi serius.
4. “Panas” di Perut (Gas & Alkohol)
Pernah merasa perut panas atau kembung habis makan durian? Durian mengandung zat yang mengalami Fermentasi alami di dalam usus, menghasilkan Gas dan Alkohol. Jika Anda punya sakit Maag atau GERD, gas ini akan menekan lambung, bikin dada sesak dan perut begah. PENTING: Jangan pernah makan Durian bersamaan dengan Soda atau Alkohol. Tekanan gasnya bisa mematikan!
5. Tips Makan Aman (Mitos Kulit Durian)
Orang tua dulu menyarankan minum air dari cekungan Kulit Durian (bagian dalam yang putih) untuk mencegah mabuk. Apakah ini mitos? Secara kimia, ternyata lapisan lilin di bagian dalam kulit durian mengandung zat Pectinesterase yang bisa membantu Menetralkan Bau sulfur di mulut. Jadi, tips ini ada benarnya!
Kesimpulan
Nikmati durian selagi musimnya, tapi ingat remnya. Cukup 2-3 biji saja untuk mengobati rasa kepingin. Jangan sampai kenikmatan sesaat bikin Anda harus “menginap” di UGD karena gula darah dan kolesterol mengamuk.














