Home / Internasional / Politik

Senin, 29 September 2025 - 14:41 WIB

Partai Pro-Uni Eropa Menang Telak di Pemilu Moldova di Tengah Tuduhan Intervensi Rusia

koransakti - Penulis

Presiden Moldova, Maia Sandu, saat memberikan suaranya. Partainya diproyeksikan kembali memenangkan mayoritas di parlemen. (Sumber: Anadolu via Getty Images)

Presiden Moldova, Maia Sandu, saat memberikan suaranya. Partainya diproyeksikan kembali memenangkan mayoritas di parlemen. (Sumber: Anadolu via Getty Images)

koransakti.co.id – Partai pro-Uni Eropa (UE) yang dipimpin oleh Presiden Moldova, Maia Sandu, berada di jalur kemenangan telak dalam pemilihan parlemen yang krusial bagi masa depan negara tersebut. Berdasarkan hasil sementara, Partai Aksi dan Solidaritas (PAS) pimpinannya berhasil mengamankan sekitar 50% suara.

Kemenangan ini memberikan PAS mayoritas kursi di parlemen dan memperkuat jalur Moldova untuk bergabung dengan Uni Eropa. Namun, proses pemilu ini dibayangi oleh berbagai insiden dan tuduhan intervensi besar-besaran dari Rusia.

Kemenangan yang Dibayangi Intervensi

Sebelum pemungutan suara, Presiden Sandu telah memperingatkan adanya potensi “intervensi masif dari Rusia” yang bertujuan mengganggu pemilu. Kekhawatiran ini tampak terbukti dengan terjadinya sejumlah insiden pada hari pemungutan suara, Minggu (28/9).

Pihak berwenang melaporkan adanya ancaman bom di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS), baik di Moldova maupun di luar negeri seperti Italia dan Rumania. Selain itu, polisi juga menangkap tiga orang yang diduga merencanakan kerusuhan pasca-pemilu. Ketua partai PAS, Igor Grosu, menuding kelompok kriminal yang didukung Moskow berada di balik insiden-insiden ini.

Baca juga :   Serangan Drone Rusia Tewaskan Satu Keluarga di Sumy, Termasuk Dua Anak Kecil

Oposisi Pro-Rusia Tolak Hasil dan Serukan Protes

Di sisi lain, blok oposisi pro-Rusia yang dipimpin oleh Igor Dodon menolak untuk menerima hasil awal. Bahkan sebelum penghitungan suara dimulai, Dodon telah mengklaim kemenangan dan menyerukan para pendukungnya untuk turun ke jalan di depan gedung parlemen pada hari Senin (29/9) untuk “mempertahankan” suara mereka.

Blok pro-Rusia ini hanya memperoleh kurang dari 25% suara, jauh tertinggal dari partai pro-UE pimpinan Sandu.

Baca juga :   Penampilan TNI di Bastille Day 2025 Disambut Meriah Warga Paris

Masa Depan Eropa vs Pengaruh Moskow

Pemilu kali ini dianggap sebagai referendum atas arah masa depan Moldova. Para pemilih yang mendukung Sandu mengungkapkan keinginan mereka untuk masa depan yang lebih dekat dengan Eropa, terutama di tengah kekhawatiran akan agresi Rusia seperti yang terjadi di negara tetangga, Ukraina.

Sebaliknya, sentimen pro-Rusia masih kuat di beberapa kalangan, terutama di wilayah separatis Transnistria. Namun, jumlah pemilih dari wilayah tersebut dilaporkan menurun drastis tahun ini karena berbagai kendala, yang oleh pihak oposisi disebut sebagai upaya penghalangan.

Dengan kemenangan ini, Presiden Maia Sandu mendapatkan mandat kuat untuk melanjutkan agenda reformasi dan integrasi negaranya ke dalam Uni Eropa, meskipun tantangan dari dalam dan luar negeri dipastikan akan terus berlanjut.

Berita ini 56 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Persiapan Pemilu 2029: Bahlil Lahadalia Resmi Nyatakan Rencana Maju Sebagai Caleg DPR RI

Nasional

Persiapan Pemilu 2029: Bahlil Lahadalia Resmi Nyatakan Rencana Maju Sebagai Caleg DPR RI

Daerah

Paslon Merdeka Latih 350 Saksi, Siap Kawal Suara di Pilkada Ulang Pangkalpinang 2025

Politik

Partai Golkar Kecamatan Banjit, Way Kanan Gelar Muscam, Darlian Pone: Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Hingga Ke Kampung

Internasional

Skandal Naturalisasi Malaysia, Pengamat: Sanksi FIFA Kurang Keras, Harusnya Dilarang Bertanding

Politik

DISTRIBUSI LOGISTIK PEMUNGUTAN SUARA ULANG (PSU)

Daerah

Musa Ahmad Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Partai Golkar Kab. Lampung Tengah

Hukum

Titik Terang Setelah Satu Dekade: Kenya Keluarkan Surat Penangkapan untuk Tentara Inggris dalam Kasus Pembunuhan Agnes Wanjiru
Jokowi Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-74 untuk Presiden Prabowo, Titip Doa untuk Tugas Besar Negara

Nasional

Jokowi Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-74 untuk Presiden Prabowo, Titip Doa untuk Tugas Besar Negara