Home / Politik / Sungai Penuh

Senin, 7 Oktober 2024 - 02:18 WIB

Pengamat Citra Darminto: Petahana Lebih Berpeluang Menang di Pilwako Sungai Penuh

koransakti - Penulis

Koran Sakti.co.id, Sungai Penuh- Peluang menang petahana pada pemilihan walikota (Pilwako) kota Sungai Penuh, 27 November mendatang, cukup besar. Menurut Pengamat politik Citra Darminto S.IP,.M.MP, Dosen Ilmu Politik dan Pemerintahan Universitas Jambi mengatakan, Ahmadi Zubir yang merupakan petahana dalam pemilihan kepala daerah memiliki peluang besar untuk memenangkan kompetisi.

Beberapa faktor kunci diidentifikasi sebagai pendorong utama, termasuk kinerja yang terbukti, jaringan politik yang kuat dan dukungan dari basis pemilih yang sudah ada.

Disisi lain Kandidat petahana diuntungkan dengan sempitnya waktu pelaksanaan pilkada dan pelaksanaan kampanye Pilkada 2024, Masa kampanye Pilkada 2024 lebih singkat, 60 hari, 25 September – 23 November 2024.

Baca juga :   Rapat Paripurna DPRD Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Dalam Rangka Peringatan HUT ke-79

“Beberapa faktor yang menyebabkan petahana lebih berpotensi memenangkan pilkada, Petahana memiliki akses untuk memobilisasi sumber daya seperti jejaring pemerintahan, kelompok masyarakat. Petahana juga memiliki relasi dengan elemen-elemen masyarakat yang dibina lewat implementasi kebijakan. Kemudian, petahana lebih mudah untuk mempromosikan diri lewat kebijakan yang menyentuh masyarakat secara signifikan,” beber Citra Darminto.

Penuturan dia, Investasi politik petahana selama menjabat, ditambah ingatan publik yang masih hangat dan hanya mengenal petahana sebagai kepala daerah, akan membawa keuntungan bagi petahana ditengah masa kampanye pilkada yang pendek.

“Sehingga saya mencoba menyimpulkan, wajar jika saya menilai petahana memiliki peluang lebih besar untuk menang pilkada,” katanya.

Baca juga :   Ahmadi Beri Kuliah Umum Kepemimpinan di Era Digital Kepada Mahasiswa STIA NUSA

Tentu dengan catatan, petahana yang berprestasi atau tidak memiliki persoalan kinerja yang sangat serius tentunya. Jadi dalam kontestasi electoral alias kepemiluan seorang kandidat agar bisa terpilih maka dia harus memiliki setidaknya tiga modal utama. Pertama, yaitu popularitas, akseptabilitas, dan kredibilitas atau kepercayaan.

Kalau bicara Soal popularitas dan akseptabilitas, incumben atau petahana sudah mengantongi keduanya.Sementara untuk non-petahana, baru mulai merintis. Adapun modal kredibilitas, petahana sudah memiliki modal tersebut. Hanya saja bobotnya sangat tergantung pada persepsi masyarakat atas kinerja selama petahana menjabat.***

Berita ini 179 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

Wako Ahmadi Lantik 126 Pejabat Fungsional Lingkup Pemkot Sungai Penuh

Advetorial

Sekda Alpian Pimpin Persiapan Verifikasi Kota Sehat Nasional 2025

Advetorial

Wako Ahmadi Buka Secara Resmi Dialog Terbuka Kajian Tindak Lanjut Masalah Sampah

Jambi

Pemkot – Kanwil Kemenkum Jambi Sepakati Kerjasama Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual
Cahaya Al-Qur'an di Makodim 0417/Kerinci: Peringatan Nuzulul Qur’an dan Harmoni Buka Puasa Bersama

Inspiratif

Cahaya Al-Qur’an di Makodim 0417/Kerinci: Peringatan Nuzulul Qur’an dan Harmoni Buka Puasa Bersama

Advetorial

Meriahkan Hari Kemerdekaan RI ke 78, HIMTAS NUSA Gelar Perlombaan

Daerah

Pemdes Aurduri Salurkan BLT-DD Tahap III Tahun 2024 Kepada 30 Keluarga Penerima Manfaat

Internasional

Bangladesh Umumkan Rencana 7 Poin untuk Lindungi Pengungsi Rohingya di PBB