Home / Bandung / Olahraga

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:21 WIB

Peran Thom Haye hingga Berguinho: Siapa Otak Serangan Paling Pas untuk Persib?

koransakti - Penulis

Kandidat pengatur serangan Persib Bandung yang kini tengah bersaing memperebutkan posisi utama di lini tengah.

Kandidat pengatur serangan Persib Bandung yang kini tengah bersaing memperebutkan posisi utama di lini tengah.

koransakti.co.id- Memasuki paruh kedua musim 2025/26, Persib Bandung tengah menghadapi dinamika menarik terkait posisi pengatur serangan atau sang dirigen tim. Oleh karena itu, absennya sosok playmaker murni memaksa pelatih Bojan Hodak untuk terus melakukan rotasi taktis guna menemukan formula terbaik. Secara khusus, peran vital sebagai otak serangan ini kini bergantian diisi oleh deretan pemain bintang dengan karakter yang sangat kontras satu sama lain. Meskipun demikian, keberagaman profil pemain ini justru menjadi keuntungan strategis bagi Maung Bandung untuk membongkar berbagai tipe pertahanan lawan di Liga 1.

Hal ini menarik karena setiap kandidat, mulai dari Thom Haye hingga Berguinho, menawarkan dimensi permainan yang berbeda bagi skema Maung Bandung. Oleh sebab itu, pemilihan pemain di posisi nomor 10 ini sangat bergantung pada strategi lawan yang akan dihadapi di setiap pertandingan. Selain itu, performa impresif Berguinho saat melumat Madura United memberikan sinyal bahwa efektivitas umpan terkadang lebih penting daripada akselerasi individu. Sebagai tambahan, poin-poin di bawah ini merangkum perbandingan gaya main para kandidat utama yang memperebutkan peran dirigen di lini tengah Persib.

Oleh karena itu, jelang laga krusial melawan Persebaya Surabaya pada 2 Maret 2026, Bojan Hodak dituntut jeli dalam memilih siapa yang paling pas untuk memimpin irama permainan. Dengan demikian, fleksibilitas taktik akan menjadi kunci utama bagi Persib untuk terus menjaga tren positif di papan atas klasemen. Sebagai informasi, Bojan Hodak mengisyaratkan bahwa pemilihan pemain bukan berdasarkan nama besar, melainkan kesesuaian fungsinya terhadap kebutuhan tim. Akhirnya, siapa pun yang terpilih nanti harus mampu menjadi pembeda agar dominasi Maung Bandung di lapangan hijau tetap terjaga hingga akhir musim.

Baca juga :   Kebakaran Hebat di Bandung, 8 Kios di Jalan Soekarno-Hatta Hangus Dilalap Api

Karakteristik Calon Pengatur Serangan Persib Bandung

Berikutnya, simak analisis perbedaan gaya bermain para pemain yang kerap mengisi posisi strategis ini:

  • Thom Haye: Sang “Dirigen Klasik” yang sangat visioner. Ia mengutamakan kognisi dan akurasi umpan brilian untuk mengatur ritme pertandingan tanpa harus banyak berlari.

  • Adam Alis: Sosok box-to-box yang sangat dinamis. Keunggulannya terletak pada daya jelajah tinggi dan kemampuan dribel untuk merobek pertahanan lawan yang rapat.

  • Berguinho: Pemain yang mengedepankan efektivitas simpel. Ia pandai menjaga momentum dengan akurasi passing yang tepat dan sering melebar untuk memberikan umpan silang.

  • Beckham Putra: Kreator dengan kemampuan individu menonjol. Sangat kuat dalam duel satu lawan satu dan menjadi pilihan tepat saat tim lawan bermain dengan skema terbuka.

Baca juga :   Hasil Bali United vs Persija 0-1: Macan Kemayoran Terkam Serdadu Tridatu, Persaingan Papan Atas Kian Memanas

Menakar Strategi Jelang Duel Melawan Persebaya

Selanjutnya, berikut adalah poin-poin pertimbangan taktis sebelum laga di Gelora Bung Tomo:

  1. Analisis Pertahanan Lawan: Persebaya dikenal memiliki lini belakang yang disiplin, sehingga dibutuhkan kreativitas tinggi untuk menciptakan peluang sekecil apa pun.

  2. Kebutuhan Transisi: Bojan Hodak menyebut Adam Alis sebagai pilihan normal, namun perubahan taktik bisa terjadi bergantung pada skenario serangan balik.

  3. Keseimbangan Tim: Pengatur serangan yang terpilih wajib membantu transisi bertahan guna meredam agresivitas pemain sayap tim lawan.

  4. Target Poin Krusial: Dengan ambisi mengejar gelar juara, setiap keputusan dalam memilih dirigen lapangan akan berdampak besar pada perolehan poin tim.

  5. Faktor Stamina: Mengingat jadwal yang padat, kebugaran pemain di posisi nomor 10 menjadi kunci untuk menjaga intensitas serangan selama 90 menit penuh.

Berita ini 40 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Inspiratif

Fajar Alamri Pebiliar Cilik Tolitoli Tembus Turnamen Internasional 

Bandung

Bursa Transfer Memanas! Persib Bandung Bidik Mantan

Bandung

PT Sinerga Nusantara Indonesia Patuhi Rekomendasi DLH Jabar Setelah Dibuka Kembali

Bandung

Bupati Bandung Apresiasi PT.Bozzetto Indonesia Ekspor Produk 

Bandung

Terungkap! Bakteri Salmonella Jadi Penyebab Keracunan Massal Siswa di Bandung Barat

Bandung

Update Keracunan MBG Bandung Barat: 1.244 Orang Sembuh, 65 Masih Dirawat

Bandung

Viral Video Dugaan Begal di Gedebage, Polda Jabar: Ternyata Salah Paham Usai Tabrakan

Advetorial

Pemkot Bandung Salurkan Hibah Rp 11,8 Miliar kepada Partai Politik