Home / Daerah / Hukum / Jambi / Kriminal

Kamis, 25 September 2025 - 21:00 WIB

Pertamina Gagalkan Pencurian Minyak di Muaro Jambi, Pelaku Ditangkap

koransakti - Penulis

Petugas Pertamina EP Field Jambi melakukan pengecekan di jalur pipa minyak untuk mencegah praktik illegal tapping. (Sumber: Dokumentasi/Pertamina)

Petugas Pertamina EP Field Jambi melakukan pengecekan di jalur pipa minyak untuk mencegah praktik illegal tapping. (Sumber: Dokumentasi/Pertamina)

koransakti.co.id – PT Pertamina EP (PEP) Field Jambi terus memperketat pengamanan di jalur pipa minyak mentah untuk memberantas praktik pencurian atau illegal tapping. Upaya ini membuahkan hasil saat Tim Security Obvitnas Pertamina bersama aparat berhasil menggagalkan aksi pencurian di Kabupaten Muaro Jambi.

Aksi tersebut digagalkan di Kilometer 12, Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong, pada Rabu (24/9/2025). Pelaku yang tertangkap basah kini telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Aksi di Mestong Berhasil Digagalkan

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting dari lokasi kejadian. Barang bukti yang disita antara lain satu unit kendaraan, selang berdiameter 1 inci dengan panjang 50 meter, serta satu perangkat kran yang terpasang pada titik sambungan ilegal di pipa minyak.

Baca juga :   Sungai Penuh Ukir Prestasi, Raih Posisi Empat Besar MTQ ke-54

“Para tersangka beserta barang bukti tersebut telah diserahkan kepada Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Mestong untuk ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” sebut laporan tersebut.

Perkuat Pengamanan dengan Teknologi

General Manager Zona 1, Hari Widodo, menyatakan bahwa PEP Field Jambi sangat berkomitmen untuk menjaga kelancaran produksi dan keamanan aset negara. Untuk mencegah illegal tapping, pengamanan tidak hanya dilakukan melalui patroli rutin di lapangan.

PEP Field Jambi juga memanfaatkan teknologi canggih bernama Finding Oil Losses (FOL). Teknologi ini mampu mendeteksi kebocoran minyak secara dini dan mengidentifikasi titik lokasi secara akurat, sehingga tim dapat merespons dengan cepat dan tepat.

Baca juga :   BPOM Tarik 11 Kosmetik Berbahaya: Brand Madame Gie Hingga Selsun Masuk Daftar Merah

Bahaya Mengancam Warga dan Lingkungan

Hari Widodo juga mengingatkan bahwa illegal tapping bukan hanya tindakan kriminal yang merugikan negara, tetapi juga sangat berbahaya bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Praktik ini dapat mencemari lahan warga, merusak lingkungan, bahkan memicu insiden berbahaya seperti kebakaran. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas ilegal ini demi menjaga keamanan bersama,” tegas Hari.

baca juga Pidato Prabowo di PBB Tuai Pujian, Penulis Pidato SBY: Bangga dan Terharu – Koran Sakti

Berita ini 20 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

PT. KMH Berikan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Banjir

Daerah

Bakti Sosial, Berbagi Takjil/Kuliner Bersama Datuk Setia Haji Mohd Isa

Kerinci

Kodim 0417/Kerinci Gencarkan Penanaman Padi Gogo di Sungai Penuh.

Advetorial

Konsolidasi dan Deklarasi DPD PCI Jakarta Dihadiri Ketum DPP PCI Hendrik Yance Udam

Kerinci

Dandim 0417/Kerinci Meninjau Lokasi Rencana Sodetan Untuk Sawah.

Kerinci

Dandim 0417/Kerinci Hadiri Pelepasan TK Kartika II-24: Bekali Anak Sejak Dini Menatap Masa Depan

Daerah

Pemdes Pondok Agung Salurkan Dana BLT-DD Tahap III Tahun 2024 Kepada 63 KPM

Advetorial

Gubernur Jabar,Ridwan Kamil Kukuhkan Pengurus FPPU