Home / Daerah / Politik

Rabu, 16 Juli 2025 - 20:45 WIB

Pesan Menyentuh Melati: HARMONI Harus Hadir dan Bermanfaat Bagi Masyarakat

koransakti - Penulis

Koran Sakti.co.id, Pangkalpinang-Politisi Partai Gerindra yang juga Anggota DPR RI Dapil Bangka Belitung, Melati Erzaldi, menyampaikan pesan penuh makna dan menyentuh kepada pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang 2025, Maulan Aklil (Molen) dan Zeki Yamani, yang kini dikenal dengan sebutan paslon **HARMONI** (Harapan Molen-Zeki Yamani). Rabu (16/7/2025).

Dalam pertemuan yang digelar Sabtu (12/7/2025) lalu, Melati menekankan bahwa pasangan HARMONI harus benar-benar hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sekadar menjadi simbol kekuasaan. Ia mengingatkan bahwa tugas memimpin bukanlah soal prestise, melainkan tanggung jawab mulia untuk menghadirkan manfaat dan keadilan bagi seluruh warga Kota Pangkalpinang.

“Pak Molen dan Pak Zeki ini adalah kader Gerindra yang mendapatkan tugas dari Ketua Umum kami, Pak Prabowo Subianto. Beliau berpesan, seluruh kader partai harus berguna untuk rakyat. Jadikan kekuasaan bukan untuk menindas, tapi untuk mengangkat kehidupan masyarakat,” ungkap Melati di hadapan kader dan simpatisan Gerindra.

Istri Gubernur Babel 2017–2022, Erzaldi Rosman Djohan, ini juga menyampaikan perenungan spiritual atas perjalanan politik Molen. Ia menilai kekalahan Molen dalam Pilkada 2024 bukan sebuah akhir, tetapi titik balik untuk memperkuat karakter kepemimpinan yang lebih matang dan rendah hati.

Baca juga :   Wako Ahmadi hadiri Pembukaan Panel Rakernas XVI Apeksi 2023

“Pak Molen kalah di 2024, dan itu adalah skenario Allah. Tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Justru kekalahan itu menyelamatkan beliau dari kesombongan. Coba kalau menang waktu itu, bisa jadi lebih jumawa. Tapi sekarang, kita lihat sendiri, Pak Molen jadi lebih tenang dan bijaksana,” tutur Melati, dengan nada reflektif.

Melati bahkan menghubungkan pengalaman suaminya, Erzaldi Rosman, yang juga mengalami kekalahan dalam Pilgub Babel 2024. Menurutnya, politik adalah ruang ujian, yang selalu berubah-ubah dan menuntut kebesaran hati.

“Dulu Pak Molen dan Pak Erzaldi tidak pernah duduk satu meja. Tapi lihatlah hari ini, politik menyatukan mereka dalam misi besar untuk masyarakat. Gerindra menjembatani perbedaan demi kemajuan Pangkalpinang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Melati menyerukan kepada seluruh kader, simpatisan, dan masyarakat pendukung Gerindra agar bahu-membahu memenangkan Pilkada Ulang Pangkalpinang 2025.

Ia menyebut kemenangan HARMONI bukan sekadar kemenangan politik, melainkan kemenangan untuk kesinambungan pembangunan kota yang lebih maju dan manusiawi.

“Pesan dari Pak Prabowo sangat jelas. Untuk Pangkalpinang dan Bangka, Gerindra harus menang. Tapi kemenangan itu harus diraih dengan hati yang tulus, kerja keras, dan semangat melayani rakyat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Melati juga memberi makna baru bagi akronim HARMONI. Baginya, Harapan Molen-Zeki Yamani bukan sekadar pasangan calon, tetapi representasi dari kesinambungan, stabilitas, dan kepemimpinan yang sudah teruji.

Baca juga :   Munas PIRA Organisasi Sayap Partai Gerindra

“HARMONI saya ubah jadi ‘Harus Molen-Zeki Yamani’. Karena Pak Molen sudah punya pengalaman membangun kota ini. Tinggal dilanjutkan dengan energi dan gagasan baru bersama Pak Zeki,” tandasnya.

Ia menambahkan, saat ini bukan saatnya lagi berpolitik dengan kebencian atau dendam masa lalu. Pangkalpinang butuh pemimpin yang mampu menyatukan, bukan memecah-belah. Butuh pemimpin yang bisa berdiri di atas semua golongan dan mampu menjawab tantangan kota modern.

“Politik itu lentur. Hari ini lawan, besok kawan. Yang penting tujuannya sama: untuk masyarakat. Jangan jadikan kekuasaan alat balas dendam. Justru gunakan kekuasaan sebagai jalan pengabdian,” pungkas Melati.

Dengan dukungan penuh dari Partai Gerindra dan arahan langsung dari Ketua Umum Prabowo Subianto, paslon HARMONI dipandang memiliki peluang besar untuk kembali merebut kepercayaan masyarakat Pangkalpinang dalam Pilkada Ulang 2025.

Dalam suasana yang hangat dan penuh optimisme, seruan Melati seakan menjadi pengingat sekaligus penyemangat bahwa politik yang luhur adalah politik yang mampu memuliakan manusia bukan sekadar perebutan kursi kekuasaan, melainkan perjuangan untuk menghadirkan keadilan dan kemaslahatan. (KBO Babel)

Berita ini 67 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Sungai Penuh

P3-TGAI 2025 Bawa Manfaat Besar bagi Petani Kerinci & Sungai Penuh

Advetorial

Wawako Azhar : Terus Perkuat Kepedulian Terhadap Lingkungan

Advetorial

Bupati Monadi Resmikan Pelayanan RSUD Tipe D Kerinci

Daerah

Terekam CCTV, Pencuri Gasak Barang Berharga Keluarga Pasien di RSUD Balaraja 

Advetorial

BAPEMPERDA DPRD Kota Sungai Penuh

Jambi

OJK Percepat Akses Keuangan di Kerinci, Perkuat UMKM dan Edukasi Masyarakat Hindari Investasi Ilegal

Daerah

Fadli Sudria, Mengenal Lebih Dekat Potensi Wisata BumDes Pantai Pasir Panjang

Daerah

Satgas Yonif 144/JY Gelar Karya Bakti Pembuatan Bendungan di Kampung Tembutka