Home / Internasional / Militer / Politik

Jumat, 26 September 2025 - 13:09 WIB

Ratusan Jenderal AS Dipanggil ke Pertemuan Misterius, Spekulasi Pemecatan Massal Beredar

koransakti - Penulis

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth (kiri) bersama Presiden Donald Trump. Hegseth memanggil ratusan jenderal ke pertemuan misterius pekan depan. (Sumber: SCOTT OLSON/GETTY IMAGES/AFP)

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth (kiri) bersama Presiden Donald Trump. Hegseth memanggil ratusan jenderal ke pertemuan misterius pekan depan. (Sumber: SCOTT OLSON/GETTY IMAGES/AFP)

koransakti.co.id – Sebuah pertemuan misterius yang akan dihadiri oleh ratusan jenderal dan laksamana Amerika Serikat (AS) telah memicu berbagai spekulasi di Washington DC. Para perwira tinggi yang sedang bertugas di berbagai penjuru dunia tersebut dipanggil secara mendadak oleh Menteri Pertahanan (Menhan) AS, Pete Hegseth, untuk berkumpul di Virginia pada Selasa (30/9/2025) mendatang.

Menurut laporan CNN, alasan di balik pertemuan besar-besaran ini masih dirahasiakan, bahkan para jenderal yang diundang pun tidak mengetahui agenda utamanya.

Agenda Misterius dan Beragam Spekulasi

Pertemuan yang rencananya akan digelar di instalasi militer Quantico ini telah menimbulkan beragam spekulasi di kalangan pejabat. Beberapa di antaranya menduga pertemuan ini hanyalah pengarahan mengenai kondisi Kementerian Pertahanan atau bahkan tes kebugaran massal.

Baca juga :   Allo Bank Festival 2026: Boy Group Cortis Siap Guncang Indonesia Juni Mendatang

Namun, ada pula spekulasi yang lebih serius, yaitu kemungkinan adanya pemecatan besar-besaran terhadap para perwira tinggi. Seorang pejabat bahkan dengan nada bercanda menyebutnya sebagai “general squid games“. Selain itu, muncul kekhawatiran terkait keamanan karena mengumpulkan begitu banyak pimpinan militer di satu lokasi pada waktu yang bersamaan.

Respons ‘Santai’ dari Donald Trump

Menanggapi pertanyaan mengenai pertemuan ini dalam konferensi pers di Gedung Putih, Presiden AS Donald Trump memberikan jawaban yang terkesan santai. Ia menyebut pertemuan itu sebagian berkaitan dengan peninjauan peralatan militer terbaru.

Baca juga :   Gedung Putih: Kanker Prostat Joe Biden Telah Menyebar ke Tulang, Kini Jalani Terapi Hormon

“Kami memiliki peralatan terbaik di dunia. Banyak jenderal ingin berada di sini. Mereka juga akan meninjau lokasi peralatan dan membicarakan senjata terbaru,” ujar Trump, Kamis (25/9/2025).

Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, telah mengonfirmasi bahwa Menhan Hegseth akan berbicara kepada para pemimpin militer senior, namun menolak memberikan rincian lebih lanjut.

Pertemuan ini terjadi di tengah serangkaian pemecatan perwira tinggi sejak pemerintahan Trump berjalan, di mana banyak di antaranya diberhentikan akibat kampanye Hegseth yang menentang isu-isu keberagaman di tubuh militer. Pada bulan Mei, Hegseth bahkan memerintahkan pemangkasan jumlah jenderal bintang empat minimal 20 persen.

Berita ini 32 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Internasional

Trump Sebut Hamas Tak Mau Damai, AS dan Israel Tinggalkan Negosiasi Gencatan Senjata Gaza

Internasional

Bangladesh Umumkan Rencana 7 Poin untuk Lindungi Pengungsi Rohingya di PBB

Internasional

Laporan WHO: 1,4 Miliar Orang Hidup dengan Hipertensi, Mayoritas Tak Terkontrol

Internasional

WHO Siapkan Update Vaksin COVID-19, Minta Data Terkait Varian Baru LP.8.1

Hukum

Buntut Demo Agustus, Kompolnas Desak Polri Lakukan Reformasi Berbasis Humanis

Daerah

Paslon Merdeka Latih 350 Saksi, Siap Kawal Suara di Pilkada Ulang Pangkalpinang 2025
Drama Menit Akhir di Giovanni Zini: AC Milan Bungkam Perlawanan Gigih Cremonese

Internasional

Drama Menit Akhir di Giovanni Zini: AC Milan Bungkam Perlawanan Gigih Cremonese

Dinamika

Brigjen Purn Ismi Purnawan Mundur dari Pilkada: Politik Kita Butuh Etika, Bukan Transaksi