Koransakti.co.id – Real Madrid mengonfirmasi bahwa Federico Valverde harus menepi selama 10 hingga 14 hari setelah mengalami trauma kranioensefalik atau cedera kepala traumatis.
Cedera tersebut terjadi setelah insiden yang melibatkan rekan setimnya, Aurélien Tchouaméni, dalam sesi latihan tim pada Kamis.
Menurut laporan klub, ketegangan antara kedua pemain sebenarnya sudah muncul sejak sehari sebelumnya.
Situasi memanas hingga berujung adu argumen di ruang ganti usai latihan.
Dalam insiden tersebut, Valverde mengalami luka di bagian kepala dan sempat menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit.
Dalam pernyataan resminya, Madrid menyebut kondisi Valverde kini stabil dan sang pemain menjalani masa istirahat sesuai prosedur medis.
Gelandang asal Uruguay itu kemudian memberikan klarifikasi melalui media sosial.
Ia membantah adanya perkelahian fisik antara dirinya dan Tchouameni serta menegaskan tidak ada pukulan yang terjadi di antara mereka.
Valverde menjelaskan emosinya memuncak karena rasa frustrasi terhadap performa tim musim ini yang jauh dari harapan.
Ia mengaku tanpa sengaja membentur meja saat berdebat sehingga mengalami luka di dahi.
Pemain berusia 27 tahun itu juga meminta maaf atas situasi yang mencoreng citranya dan mengganggu suasana tim.
Sementara itu, Real Madrid membuka proses disipliner terhadap kedua pemain. Tchouameni sendiri kemungkinan absen pada laga El Clasico akhir pekan ini, sementara peluangnya tampil hingga akhir musim masih belum pasti.-***















