Home / Sungai Penuh

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Sekda Alpian Sambut Study Banding Dinkes Sarolangun, Bahas Penguatan Layanan Kesehatan

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id, Sungai Penuh- Pemerintah Kota Sungai Penuh menerima kunjungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun dalam agenda study banding terkait peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, Kamis (8/10/2026).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sungai Penuh Alpian, SE., MM., menyambut langsung rombongan Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun yang datang untuk bertukar pengalaman dan mempelajari berbagai inovasi pelayanan kesehatan yang telah berjalan di Kota Sungai Penuh.

Pertemuan tersebut berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh. Kegiatan turut di hadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh Gunardi, SKM., MM., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun Bambang Hermanto, SKM., MM., serta jajaran kepala puskesmas dari kedua daerah.

Perkuat Integrasi Layanan Primer

Dalam kesempatan tersebut, Bambang Hermanto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh atas sambutan dan keterbukaan dalam berbagi informasi mengenai penyelenggaraan pelayanan kesehatan.

Sementara itu, Sekda Alpian menilai kunjungan tersebut menjadi kesempatan strategis bagi kedua daerah untuk saling belajar. Menurutnya, pengalaman dan inovasi yang telah di terapkan di masing-masing wilayah dapat menjadi referensi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga :   Kadishub Juanda Sasmita Hadiri Peletakan Batu Pertama RSUD Kerinci, 2027 Dishub Siapkan PJU Untuk Jalan Jalur Dua dan Kawasan Sekitar RSUD

“Di Kota Sungai Penuh, penerapan ILP terus kami perkuat melalui integrasi pelayanan di Posyandu, Pustu, dan Puskesmas, dengan mengutamakan upaya promotif dan preventif,” ujar Alpian.

Ia menjelaskan, Integrasi Layanan Primer (ILP) menjadi salah satu fokus pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan kesehatan dari tingkat dasar. Karena itu, penguatan koordinasi antara Posyandu, Pustu, dan Puskesmas terus dilakukan agar masyarakat memperoleh layanan yang lebih terintegrasi.

Paparkan Capaian Bidang Kesehatan

Selain membahas ILP, Pemkot Sungai Penuh juga memaparkan sejumlah program dan capaian di sektor kesehatan.

Salah satunya melalui percepatan penanganan stunting dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Pemkot juga menjalankan Program 3S (Segenggam Beras, Sebutir Telur, dan Seribu Rupiah) sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap persoalan stunting dan kemiskinan ekstrem.

Baca juga :   Wako Ahmadi Hadiri Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji Wakil Ketua DPRD dan PAW Anggota DPRD

Di sisi lain, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan cakupan imunisasi serta kualitas pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Menurut Alpian, berbagai capaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat.

Karena itu, ia berharap kunjungan Dinkes Sarolangun dapat menghasilkan pertukaran pengalaman yang memberikan manfaat bagi kedua daerah.

“Semoga kunjungan ini memberikan manfaat dan menjadi ruang untuk saling belajar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat,” kata Alpian.

Ia menambahkan, hasil study banding di harapkan tidak sekadar menjadi bahan diskusi, tetapi juga dapat melahirkan inovasi baru yang bisa di terapkan sesuai kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah. (Emi)

Berita ini 3 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Daerah

Rio. Alfia Hendri : Jangan Mengatasnamakan Luhah Rio Singaro Untuk Kepentingan Politik

Dinamika

Sumur Bor TMMD Kodim 0417/Kerinci, Harapan Baru Air Bersih bagi Warga Sungai Jernih

Sungai Penuh

Rapat Paripurna, Walikota Sampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD TA 2027

Advetorial

Wako Ahmadi Serahkan SK P3K Formasi Guru Jajaran Pemkot Sungai Penuh.

Daerah

19 Tahun Mengidap Penyakit Tumor di Wajah, Kakek 70 Tahun Butuh Bantuan

Dinamika

Ini Kata Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir Pada HUT FORWARI ke 10 dan Pengukuhan Pengurus Masa Jabatan 2022 – 2024

Advetorial

Kota Sungai Penuh 5 Besar MTQ ke 52 di Sarolangun

Sungai Penuh

Wawako Azhar Hamzah Ajak Masyarakat Perangi Hoaks dan Cegah Paham Radikal Sejak dari Desa