Home / Kesehatan

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:21 WIB

Sering Marah atau Sedih Tiba-Tiba? Waspadai Kondisi Moody!

Fadilah - Penulis

Moody.

Moody.

Koransakti.co.id – Moody merupakan kondisi ketika suasana hati berubah dengan cepat dan terasa ekstrem tanpa pemicu yang jelas.

Semua orang dapat mengalami hal ini, baik remaja maupun orang dewasa.

Walau hal yang normal, terutama saat seseorang berada di bawah tekanan, moody yang terjadi terus-menerus dapat berdampak kurang baik pada hubungan sosial, kinerja, serta kesehatan fisik dan mental secara menyeluruh.

Ciri utamanya adalah perubahan emosi yang mendadak. Seperti tiba-tiba merasa marah, sedih, atau justru sangat gembira dalam waktu singkat.
Ada berbagai faktor yang dapat memicu kondisi ini.

Baca juga :   Fakta Medis: Apakah Kanker Serviks Bisa Sembuh Total? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Pola tidur yang tidak teratur, misalnya, dapat mengganggu keseimbangan hormon sehingga emosi menjadi tak terkendali.

Tingkat stres yang tinggi akibat pekerjaan, sekolah, atau persoalan pribadi juga dapat memicu fluktuasi suasana hati.

Selain itu, perubahan hormon pada masa pubertas, menjelang menstruasi, kehamilan, maupun menopause turut berperan dalam memengaruhi stabilitas emosi.

Pola makan yang kurang sehat dapat membuat otak kekurangan nutrisi penting untuk mengatur perasaan.

Penggunaan gadget secara berlebihan pun bisa menyebabkan kelelahan mental dan menurunkan mood.

Dalam beberapa kasus, moody juga berkaitan dengan kondisi medis tertentu, seperti gangguan kecemasan, depresi, gangguan bipolar, gangguan tiroid, atau masalah pada sistem saraf.

Baca juga :   Wujud Peran Aktif, Babinsa Dampingi Penyaluran BLT Dana Desa Kebun Baru

Untuk mengatasinya, penting menerapkan pola hidup sehat, seperti tidur cukup sekitar tujuh hingga sembilan jam per malam, mengelola stres melalui relaksasi atau hobi, serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

Membatasi penggunaan perangkat digital dan berbagi cerita dengan orang terdekat juga dapat membantu.

Jika perubahan suasana hati tetap tidak terkendali dan disertai gejala lain, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga profesional agar mendapatkan penanganan yang sesuai.-***

Berita ini 31 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Edukasi

Panduan Pertolongan Pertama Saat Bayi Jatuh dan Gejala Stroke Menyerang

Gaya Hidup

Awas! Kebiasaan Memanaskan Makanan Ini Ternyata Bisa Membahayakan Kesehatan

Advetorial

Wako Ahmadi Tinjau Anak Terindikasi Stunting

Kesehatan

Ahmadi-Ferry Jalani Tes Kesehatan di RS Bhayangkara Jambi

Kesehatan

Lansia Sehat dan Bahagia Dimulai dari Kesehatan Paripurna

Daerah

Kejar Target 6,65 Persen, Bupati Anwar Sadat Desak Semua OPD Turunkan Stunting di Tanjab Barat

Kesehatan

HUT RI Ke 80, PNM dan BAZNAS Salurkan 6 Ambulans Gratis untuk Masyarakat

Kesehatan

Digital Detox, Solusi Menjaga Kesehatan Mental di Era Medsos