Home / Internasional / Peristiwa

Minggu, 22 Februari 2026 - 15:34 WIB

Skandal Kebocoran Dokumen: Polisi Inggris Geledah Kediaman Andrew Mountbatten Hingga Senin

koransakti - Penulis

omen kebersamaan mendiang Ratu Elizabeth II dan Andrew Mountbatten di London. Kini, mantan Pangeran Andrew tersebut menghadapi penggeledahan intensif oleh kepolisian di kediamannya, Royal Lodge, terkait dugaan serius penyalahgunaan wewenang dan kebocoran dokumen rahasia negara.

omen kebersamaan mendiang Ratu Elizabeth II dan Andrew Mountbatten di London. Kini, mantan Pangeran Andrew tersebut menghadapi penggeledahan intensif oleh kepolisian di kediamannya, Royal Lodge, terkait dugaan serius penyalahgunaan wewenang dan kebocoran dokumen rahasia negara.

koransakti.co.id- Keluarga Kerajaan Inggris tengah menghadapi salah satu hari paling kelam dalam sejarah modernnya. Kepolisian Inggris (Thames Valley Police) memutuskan untuk memperpanjang durasi penggeledahan di kediaman Andrew Mountbatten di Windsor hingga Senin, 23 Februari 2026.

Tindakan ini merupakan kelanjutan dari penangkapan pria berusia 66 tahun tersebut atas dugaan pembocoran dokumen rahasia pemerintah kepada terpidana kasus asusila asal Amerika Serikat, Jeffrey Epstein.

Andrew secara konsisten membantah segala tuduhan keterlibatan dalam kejahatan Epstein meskipun jutaan dokumen baru mulai mengungkap fakta yang berbeda.

Andrew di duga membagikan laporan investasi di Afghanistan serta penilaian strategis terhadap Vietnam dan Singapura kepada Epstein saat ia masih menjabat sebagai utusan perdagangan Inggris (2001-2011).

Tuntutan hukum “Misconduct in Public Office” yang kini menjeratnya membawa ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup. Selain itu, Raja Charles III telah memberikan pernyataan tegas bahwa “hukum harus tetap berjalan,” yang menandai sikap tak kompromi pihak istana terhadap pelanggaran hukum anggota keluarga mereka sendiri.

Oleh karena itu, tekanan publik Inggris kini mencapai puncaknya dengan 82% masyarakat mendesak agar hak suksesi Andrew segera di cabut melalui undang-undang. Masa depan kedudukan Andrew di garis takhta ke-8 Inggris kini berada di ujung tanduk, menunggu hasil akhir dari investigasi kepolisian dan koordinasi dengan pihak berwenang AS.

Baca juga :   Selamat Jalan Vidi Aldiano: Dunia Musik Indonesia Berduka Kehilangan Sosok Bertalenta

Sebagai informasi, penyelidikan juga mulai merambah pada penggunaan bandara London sebagai sarana fasilitasi perdagangan manusia oleh jaringan Epstein di masa lalu. Akhirnya, proses hukum yang berlangsung hingga awal minggu depan akan menjadi penentu krusial bagi integritas institusi kerajaan di mata dunia.


Detail Penyelidikan dan Dampak Terhadap Status Andrew

Berikutnya, simak rincian situasi terkini terkait proses hukum dan posisi Andrew di Kerajaan:

Komponen InvestigasiInformasi Terkini (Februari 2026)
Lokasi PenggeledahanRoyal Lodge (Windsor) dan Wood Farm (Sandringham Estate).
Tuduhan UtamaMisconduct in Public Office (Penyalahgunaan Wewenang Jabatan).
Ancaman HukumanMaksimal Penjara Seumur Hidup (Crown Court).
Status SuksesiUrutan ke-8 (Pemerintah sedang mempertimbangkan pencopotan hak).
Durasi InvestigasiPenggeledahan fisik di konfirmasi berlanjut hingga 23 Februari.
Baca juga :   Iran Tembak Jatuh F-16 Israel dan Incar Jet Siluman F-35 Milik AS

Poin Utama Perkembangan Kasus Andrew Mountbatten

Selanjutnya, berikut adalah beberapa fakta penting yang muncul selama proses penyelidikan berlangsung:

  1. Dokumen AS mengungkap bahwa Andrew tetap berhubungan dengan Epstein lama setelah vonis tahun 2008, termasuk dugaan berbagi data rahasia pemerintah.

  2. Raja Charles III menunjukkan sikap transparan dengan membiarkan proses hukum berjalan dan telah mencabut seluruh gelar serta mengusir Andrew dari Windsor.

  3. Investigasi Lintas Negara: Polisi Metropolitan London berkoordinasi dengan pihak AS untuk memeriksa catatan penerbangan di bandara Heathrow terkait dugaan eksploitasi seksual.

  4. Tekanan Legislasi: Pemerintah Inggris di laporkan tengah menyiapkan undang-undang khusus untuk menghapus nama Andrew dari daftar ahli waris takhta setelah penyelidikan selesai.

  5. Keterlibatan Petugas Keamanan: Mantan petugas perlindungan Andrew di minta untuk mempertimbangkan kembali kesaksian mereka jika melihat hal mencurigakan selama masa tugas mereka.

Baca juga: KISAH PANGERAN TRENGGONO MENGUSIR PORTUGIS DARI SUNDA KALAPA 

Momen Hangat Valentine 2026: Meghan Markle Bagikan Foto Langka Pangeran Harry dan Putri Lilibet

Berita ini 19 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Hukum

Kantor Imigrasi AS di Dallas Ditembaki, Satu Tahanan Tewas dan Pelaku Bunuh Diri

Internasional

Penampilan TNI di Bastille Day 2025 Disambut Meriah Warga Paris

Internasional

Ashley Cole Resmi Jadi Pelatih AC Cesena di Serie B

Internasional

Veda Ega Pratama Start dari Posisi Keempat di Moto3

Internasional

Pengakuan Negara Palestina Disambut Gembira, Namun Disertai Ketakutan Aneksasi Israel
Rekam Jejak Akademik dan Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas: Alumni LPDP yang Terancam Blacklist

Pendidikan

Rekam Jejak Akademik dan Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas: Alumni LPDP yang Terancam Blacklist

Breaking news

Di Ajang WAVES 2025 di India, Fadli Zon Sampaikan Industri Budaya

Peristiwa

Resmi Jadi Ayah! Al Ghazali dan Alyssa Daguise Sambut Kelahiran Anak Pertama, Nama Sang Putri Curi Perhatian