Home / Daerah / Dinamika / Sungai Penuh

Jumat, 1 Juli 2022 - 11:35 WIB

SMKN 2 Sungai Penuh Sambut Reses Anggota DPRD Provinsi Jambi

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id, SUNGAI PENUH – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Kota Sungai Penuh sambut hangat Reses dan Silaturahmi Anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil Kerinci dan Sungai Penuh, Fadli Sudria, Kamis (30/6/22).

Kepala SMKN 2 Kota Sungai Penuh, Andi Zubir, menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Fadli Sudria, yang telah menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dan melaksanakan reses di SMKN 2 Kota Sungai Penuh.

“Kepada Bapak Ibu majelis guru agar dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, silahkan untuk menyampaikan aspirasi-aspirasi terutama kepada guru GTT dan PTT terkait keinginan kedepannya. Untuk SMK Negeri 2 Kota Sungai GTT berjumlah 28 orang dan PTT 10 orang, mudah-mudahan semuanya bisa diterima sebagai PPPK Provinsi Jambi tahun 2023,” kata Andi Zubir.

Baca juga :   Ilham Kurniawan Resmi Dilantik Menjadi Kades Dusun Baru Pulau Tengah, Kerinci

Ditambahkan Andi Zubir, SMKN 2 Kota Sungai Penuh sangat cocok untuk dikembangkan menjadi sekolah yang berbasis industri, dan bisa menjadi SMK pilot projects provinsi Jambi.

“Kita sangat membutuhkan pagar sekolah sekitar 500 meter, karena tanpa pagar saat ini binatang ternak sering masuk dan siswa kita juga sering lari keluar saat jam belajar. Mudah-mudahan pak Fadli Sudria bisa menyampaikan agar ini bisa terwujud,” tutup Andi Zubir.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi, Fadli Sudria menyampaikan dirinya berjanji akan membicarakannya kepada Gubernur Jambi Al Haris.

“Kami Komisi IV DPRD Provinsi Jambi mendorong pemerintah Provinsi Jambi untuk memperhatikan tenaga guru honorer serta rekrutmen guru PPPK,” ungkap Fadli Sudria.

Dijelaskan Fadli bahwa akan ada perhatian khusus dan menjadi catatan baginya untuk mencari solusi untuk tenaga honorer.

Baca juga :   Gubernur Lantik Ketua IWO Jambi Jadi Komisioner Komisi Informasi

“Guru honorer di SMA dan SMK di Jambi mencapai angka 5.058, artinya jumlah ini tidak sebanding dengan tenaga PNS yakni sebanyak 51 persen dan 49 persen adalah tenaga honorer,” cetusnya.

Dijelaskan Fadli jika mengacu pada ketentuan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014, PPPK guru termasuk dalam kategori aparatur sipil negara (ASN).

“Namun, yang menjadi pembeda antara guru P3K dan PNS adalah soal tunjangan pensiun, sama saja dengan PNS, hanya saja tidak mendapat pensiunan itu saja bedanya,” sebut Fadli.

Dinas Pendidikan Provinsi Jambi saat ini kata Fadli, sedang berkordinasi dengan Kemendikbud Ristek.

“Terkait mekanisme rekrutmen dan pelaksanaan Guru P3K Dinas Pendidikan sedang koordinasi dengan Kemendikbud. Salahsatunya terkait pola pelaksanaan P3K dibebankan melalui APBD Provinsi Jambi,” lanjut Fadli. (*)

Berita ini 126 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

Polres Kerinci Serap Aspirasi Masyarakat Desa Talang Lindung di Curhat Jumat, Banyak Aspirasi Disampaikan Tokoh Masyarakat

Advetorial

Pelantikan & Pengukuhan Pengurus KORMI Kota Sungai Penuh periode 2023-2027

Advetorial

Bupati Kerinci Laksanakan Sholat Idul Adha di Lapangan Molten

Advetorial

BANGGAR DPRD Gelar Pembahasan Lanjutan Rancangan KUA-PPAS Kota Sungai Penuh TA. 2024

Advetorial

Cafe & Resto Classic 88 Siap Memanjakan Pengunjung dengan Interior dan Suasana Alam yang Menawan

Daerah

Bocah 11 Tahun Tewas Tenggelam Di Taman Wisata Kolam Renang Putri Tunggal Kerinci

Komunitas

Ramadhan Berkah, Bersama Dewan Pembina & Penasehat WIM Bagi-bagi Takjil

Advetorial

TP. PKK & GOW serta DWP Kota Sungai Penuh Gelar Silaturahmi dan Halal BI Halal