koransakti.co.id- Babak perempat final Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan drama besar setelah Timnas Belgia resmi angkat koper dari turnamen. Kekalahan menyakitkan dari Spanyol ini sekaligus memupus harapan Setan Merah untuk meraih gelar juara dunia pertama mereka sepanjang sejarah.
Sebelumnya, pencinta sepak bola sempat melihat ada empat tim kuda hitam yang berpeluang menciptakan sejarah baru. Namun sayangnya, satu per satu kandidat juara baru tersebut mulai berguguran di fase delapan besar.
Tren negatif ini bermula ketika Timnas Maroko harus mengakui keunggulan Prancis dengan skor telak 0-2 pada Kamis (9/7/2026). Berselang sehari kemudian, giliran Timnas Belgia yang menyusul jejak Singa Atlas setelah takluk 1-2 di tangan Spanyol pada Jumat (10/7/2026).
Meskipun Romelu Lukaku dan kawan-kawan sempat memberikan perlawanan sengit di babak pertama, namun gol telat Mikel Merino di menit-menit akhir pertandingan langsung mengubur impian mereka. Akibat hasil minor ini, Belgia harus kembali mengubur mimpi besar mereka dan menunggu empat tahun lagi demi trofi emas FIFA.
Sisa Dua Kuda Hitam yang Siap Bikin Kejutan
Walaupun Maroko dan Belgia sudah tersingkir, publik dunia masih bisa berharap pada lahirnya jawara baru. Pasalnya, saat ini masih ada dua tim mengejutkan yang siap bertarung habis-habisan di sisa laga perempat final demi mengamankan tiket semifinal. Kedua tim tersebut adalah Norwegia dan Swiss.
Pada pertandingan selanjutnya, Timnas Norwegia yang dimotori oleh Erling Haaland akan menantang kekuatan besar Inggris. Sementara itu, Timnas Swiss bakal menghadapi ujian berat melawan sang juara bertahan, Argentina, yang sedang memburu gelar keempat mereka.
Bagi Norwegia dan Swiss, melangkah sejauh ini sudah menjadi tinta emas tersendiri bagi sejarah sepak bola negara mereka. Swiss bahkan berhasil menyamai prestasi terbaik mereka saat menjadi tuan rumah pada Piala Dunia 1954 silam.
Motivasi tinggi pun kini membakar semangat skuad Swiss menjelang laga hidup mati melawan Lionel Messi cs. Kapten Timnas Swiss, Granit Xhaka, menegaskan bahwa timnya siap bekerja ekstra keras untuk melampaui batas kemampuan mereka.
Oleh karena itu, menarik kita tunggu apakah Norwegia atau Swiss yang mampu mendobrak dominasi para mantan juara dan melaju hingga ke podium tertinggi Piala Dunia 2026. (Fadil)















