Koransakti.co.id – Mantan arsitek Inter Milan, Andrea Stramaccioni, menyampaikan analisisnya menjelang leg kedua play-off Liga Champions kontra FK Bodø/Glimt.
Nerazzurri saat ini tertinggal agregat 3-1 dan wajib menang setidaknya dengan selisih dua gol untuk menjaga peluang lolos.
Jika ingin menghindari adu penalti, Inter harus menang tiga gol tanpa balas demi mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Dalam wawancaranya bersama La Gazzetta dello Sport, Stramaccioni menekankan pentingnya tim asuhan Cristian Chivu tetap bermain sesuai karakter mereka: percaya diri, terorganisir, dan memaksimalkan kualitas skuad yang tengah bersaing di papan atas Serie A.
BACA JUGA: Manchester United Tertarik Gaet Gelandang Villarreal Pape Gueye
Absennya sang kapten, Lautaro Martínez, akibat cedera memang menjadi kerugian. Namun ia menilai tak perlu ada perubahan strategi secara drastis.
Kemenangan atas Lecce memberi ruang bagi Chivu untuk menentukan susunan terbaik, meski hilangnya Federico Dimarco dan perubahan peran Nicolò Barella sempat memengaruhi keseimbangan permainan.
Stramaccioni juga menyoroti ancaman Kasper Høgh sebagai motor serangan tim Norwegia tersebut.
Ia mengingatkan Inter agar tampil agresif dalam menekan dan disiplin menjaga area rawan, khususnya sisi kanan pertahanan.
Bermain di San Siro akan menjadi keuntungan tersendiri.
Tanpa Lautaro dan Marcus Thuram, tim akan mampu memimpin lini depan dan membawa Inter melakukan comeback.-***















