Home / Budaya

Kamis, 2 Oktober 2025 - 11:00 WIB

Taufiq Ismail Terima Anugerah Lifetime Achievement dari UWRF 2025

koransakti - Penulis

Penyair dan tokoh besar sastra Indonesia, Taufiq Ismail, menerima penghargaan pencapaian seumur hidup (lifetime achievement) dari Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) 2025. (Sumber: Hypeabis.id)

Penyair dan tokoh besar sastra Indonesia, Taufiq Ismail, menerima penghargaan pencapaian seumur hidup (lifetime achievement) dari Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) 2025. (Sumber: Hypeabis.id)

koransakti.co.id – Penyair legendaris Indonesia, Taufiq Ismail, menerima penghargaan Lifetime Achievement dari Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) 2025. Pihak penyelenggara memberikan anugerah ini sebagai bentuk pengakuan atas kiprah dan warisan penting sang sastrawan bagi dunia sastra Tanah Air.

Janet DeNeefe, salah satu pendiri sekaligus direktur UWRF, menjelaskan bahwa penghargaan ini ditujukan bagi sosok yang telah memberikan pengaruh besar bagi ekosistem sastra dan menginspirasi generasi muda.

Peran Besar di Dunia Sastra

Salah satu alasan kuat di balik pemilihan Taufiq Ismail adalah perannya sebagai salah satu pendiri majalah sastra bulanan Horison. Selain itu, kontribusinya melalui program “Mahasiswa Bertanya, Penulis Menjawab” telah menginspirasi banyak penulis muda yang kemudian tumbuh menjadi sastrawan-sastrawan baru.

Baca juga :   Dandim 0417/Kerinci Terima Audiensi Pengurus Adat Melayu Kerinci - Jambi

“Tugas kami bukan hanya untuk mengenali dan mendorong penulis-penulis yang berkembang, tetapi juga untuk menghormati penulis-penulis yang telah menciptakan sebuah legasi di Indonesia,” ungkap Janet dalam konferensi pers UWRF 2025 di Jakarta, Rabu (1/10/2025).

Apresiasi dari Sang Maestro

Taufiq Ismail, yang kini berusia 90 tahun, turut hadir dalam acara tersebut dan menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia mengaku masih setia mengikuti perkembangan literasi di Indonesia, termasuk yang dilakukan oleh UWRF.

“Saya ikut bangga atas apa yang UWRF kerjakan dan sampaikan ucapan rasa terima kasih yang tinggi supaya tambah maju dan sukses,” kata Taufiq Ismail.

Baca juga :   Memahami Peristiwa 1965: 6 Rekomendasi Buku yang Wajib Dibaca

Sebagai penutup, ia membacakan salah satu puisinya yang berjudul “Merindukan Sebuah Dunia”. Penganugerahan resmi lifetime achievement ini akan berlangsung pada malam pembukaan UWRF di Ubud, Bali.

Jejak Panjang Sang Penyair Angkatan ’66

Taufiq Ismail dikenal sebagai penyair terkemuka dari “Angkatan ’66”. Meskipun menempuh studi kedokteran hewan, jejak kariernya justru mengarah ke dunia jurnalistik dan sastra. Puncak kiprahnya dimulai saat ia ikut mendirikan majalah sastra Horison pada tahun 1966.

Karya-karyanya yang vokal dan merefleksikan kondisi sosial-politik pada masanya telah mengantarkannya meraih berbagai penghargaan bergengsi, baik dari dalam maupun luar negeri.

Berita ini 42 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

Ujung Pasir Toreh Sejarah Setelah 40 Tahun, Kenduri Sko Kembali di Gelar 

Budaya

Wastra Nusantara Jadi Simbol Diplomasi Budaya Indonesia di UNESCO

Bahasa

Dandim 0417/Kerinci Terima Audiensi Pengurus Adat Melayu Kerinci – Jambi

Agama

Masjid Agung Pondok Tinggi: Kisah Sejarah dan Arsitektur Unik di Jantung Kota Sungai Penuh

Budaya

Tari Rangguk: Gema Rebana dan Semangat Gotong Royong dari Tanah Kerinci
Fakta Unik Imlek 2026: Kenapa Harus Pakai Baju Merah & Dilarang Menyapu? Ini Legenda Monster "Nian" yang Jarang Orang Tahu!

Artikel

Fakta Unik Imlek 2026: Kenapa Harus Pakai Baju Merah & Dilarang Menyapu? Ini Legenda Monster “Nian” yang Jarang Orang Tahu!

Budaya

18 Buku Fiksi Terbaik Tahun 2025 Sejauh Ini, Wajib Masuk Daftar Bacaan!

Artikel

Kisah Bedil Pusaka Depati Parbo, Simbol Perlawanan Rakyat Kerinci