Home / Artikel

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:03 WIB

TENTANG BUKU JELAJAH MADRASAH

koransakti - Penulis

TENTANG BUKU JELAJAH MADRASAH

Oleh :Dedi Asikin

Koransakti.co.id- Awalnya ada beberapa pejabat Kemenag Jawa Barat, salah satunya bapak Drs H. Ahmad Bukhori MMQ (kakanwil) meminta saya menulis buku tentang kondisi dan perkembangan madrasah di Indonesia.

Maka kami bertiga,(saya,Eka Purwanto dan H.Teteng Safatari), bismilah, memulai perjalanan tour de Madrasah

Tak Boleh kami lewatkan tentu, menyampaikan rasa taqdim dan terima kasih kepada banyak orang Kepada bapak kakanwil, kepala bidang madrasah, para kepala kantor Kemenag kabupaten/kota.

Khususon kepada Bapak Yudi Yunandi kepala kantor Kemenag kota Tasikmalaya .

Berkat dukungan dan bantuan merekalah acara tour de Madrasah kami berjalan dengan lancar dan sukses ( menurut ukuran dan perasaan kami )

Para Kepala madrasah dan praktisi pendidikan menerima kami dengan baik, sangat baik. Kami merasa di perlakukan sebagai pahlawan. Seorang kepala madrasah mengaku berkat perjuangan (tulisan) Wartawan, bantuan untuk madrasah telah berjalan baik untuk pembangunan ruang kelas maupun gedung baru

Baca juga :   LEBARAN, WUJUD KASIH SAYANG 

Terima kasih bapak bapak ujarnya mantap.

Berikut adalah pengalaman yang sangat berkesan yang tak pernah terlupakan

Di Madrasah Aliyah Negeri satu Cimahi, kami datang pas mereka sedang merayakan puncak ulang tahun sekolah.

Dalam acara sambutan subhanallah tiba tiba pembawa acara mempersilahkan saya untuk  memberikan sambutan

“Kami persilahkan bapak H. Dedi Asikin ketua pembina Pokja wartawan Kemenag untuk  memberi kata sambutan.

Gusti Allah , ini malapetaka apa yang tiba tiba menghantam kepala

Inilah sambutan saya:

Bapak bapak, ibu ibu dan para santri semua, maklumlah bahwa pekerjaan wartawan itu hanya mendengar, mencatat dan menulis berita. Loh kalau sekarang di suruh pidato, mana bisa. Lagian siapa yang mendengar mencatat dan menulis berita? Ayo apa mau kita tukaran profesi ? Bapak bapak, ibu ibu jadi wartawan, saya jadi guru. Tapi jujur saya tidak sanggup jadi guru. Lagian gaji wartawan itu kebanyakan kecil loh.

Baca juga :   Hari Gizi Nasional 25 Januari 2026: Tema "Pangan Lokal", Sejarah Singkat, & Link Download Logo Resmi (HGN Ke-66)

Geerr….hampir semua orang di aula itu tertawa ter kekeh. Lucu ? . Manaku tahu. Saya kan bukan komedian.

Buku Jelajah Madrasah itu selesai di susun di cetak dan terbit tahun 2017.

Ada sedikit ketawa lagi dibalik itu. Sambil laporan sewaktu ketemu pak kanwil, saya sedikit berbeda canda

Pak, saya ini seperti dagang bala bala.

Emang nape ?

Iya ke pasar sendiri, di masak sendiri, lalu di suhun sendiri

Bala bala haneut.

Ketawa pula tuh dia

Tidaklah tapi itu baik untuk perpustakaan sekolah/ madrasah Dan memang buku itu di jual ke madrasah untuk sarana perpustakaan.

Alhamdulillah rezeki seadanya, sudah di pincuk dari sononya terima apa adanya jangan ada apanya.

Berita ini 25 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bahaya! Jangan Makan Mi Instan Bareng 5 Makanan Ini Kalau Sayang Usus. Nomor 1 Paling Sering Dilakukan!

Artikel

Bahaya! Jangan Makan Mi Instan Bareng 5 Makanan Ini Kalau Sayang Usus. Nomor 1 Paling Sering Dilakukan!

Artikel

Wartawan Harus Punya Strategi Agar Narasumber Mau Bicara 

Artikel

MAHASISWA JUGA KORUPSI 

Artikel

TAMASYA KE NEGERI SAKURA KETEMU SAUDARA TUA.

Artikel

Apple Resmi Rilis iPhone 17 Pro Max: Tiga Kamera 48 MP, Chip A19 Pro, dan Memori 2TB

Artikel

Petai Bau Tapi Digemari, Ini Manfaatnya

Artikel

DEDI MULYADI TIPE PEMIMPIN GADO GADO

Artikel

ANDAI PUNYA SEPULUH PURBAYA MAMPUKAH MENGGUNCANG DUNIA ?