Home / Bencana / Cuaca / Internasional / Peristiwa

Rabu, 24 September 2025 - 20:28 WIB

Topan Ragasa Hantam Tiongkok, Hampir Dua Juta Warga Dievakuasi

koransakti - Penulis

Para pekerja memangkas dahan pohon di sepanjang jalan tepi laut di Zhuhai sebagai persiapan menjelang kedatangan Topan Ragasa. (Sumber: Getty Images)

Para pekerja memangkas dahan pohon di sepanjang jalan tepi laut di Zhuhai sebagai persiapan menjelang kedatangan Topan Ragasa. (Sumber: Getty Images)

koransakti.co.id – Topan Ragasa, yang disebut sebagai badai terkuat di dunia sepanjang tahun ini, telah mendarat di pesisir selatan Tiongkok pada Rabu (24/9/2025) petang. Kota Zhuhai di Provinsi Guangdong menjadi salah satu wilayah pertama yang merasakan amukan badai ini.

Angin kencang dengan kecepatan mencapai 160 km/jam dan hujan lebat telah melumpuhkan kota berpenduduk hampir tiga juta jiwa tersebut. Untuk mengantisipasi bencana, pemerintah Tiongkok telah mengevakuasi hampir dua juta orang di Provinsi Guangdong.

Jejak Kehancuran di Taiwan dan Hong Kong

Sebelum mencapai daratan Tiongkok, Topan Ragasa telah meninggalkan jejak kehancuran di wilayah lain. Di Taiwan bagian timur, badai ini menyebabkan sebuah danau gunung meluap dan menewaskan sedikitnya 15 orang.

Baca juga :   Kasus Ridwan Kamil, Bareskrim Jadwalkan Pemeriksaan Lanjutan Lisa Mariana Besok

Sementara itu, saat badai melintas di dekat Hong Kong, gelombang tinggi menerjang wilayah pesisir. Hujan deras dan angin kencang menyebabkan lebih dari 60 orang mengalami luka-luka.

Kota Zhuhai Menjadi Kota Mati

Koresponden BBC di Zhuhai, Laura Bicker, melaporkan bagaimana kota wisata yang ramai itu berubah menjadi kota mati. Suara bising lalu lintas digantikan oleh deru angin yang menakutkan. Ranting-ranting pohon dan potongan logam dari bangunan beterbangan di jalanan yang kosong.

“Mobil polisi berpatroli dengan megafon, mendesak orang untuk tetap di dalam rumah,” lapornya.

Sebagian besar warga mematuhi imbauan tersebut. Para pengungsi dari daerah dataran rendah ditampung di hotel-hotel yang lebih aman, membawa barang seadanya.

Baca juga :   Pangdam Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro di Makasar

Kesiapsiagaan Tingkat Tinggi Otoritas Tiongkok

Pemerintah Tiongkok menunjukkan tingkat kesiapsiagaan yang sangat tinggi dalam menghadapi badai ini. Peringatan dini telah dikeluarkan beberapa hari sebelum topan tiba. Media pemerintah bahkan menyebutnya sebagai “bencana katastropik”.

Otoritas lokal bergerak cepat. Petugas dikerahkan untuk memangkas cabang-cabang pohon yang rapuh, polisi menjaga area pantai, dan karung-karung pasir didistribusikan ke para pemilik usaha untuk mencegah banjir rob.

Bagi Tiongkok, ini adalah tahun yang penuh dengan cuaca ekstrem, mulai dari gelombang panas, kekeringan, hingga banjir. Topan Ragasa menjadi ujian terbaru bagi sistem mitigasi bencana negara tersebut.

Berita ini 37 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Dandim 0417/Kerinci Hadiri Apel Besar Hari Pramuka ke-64 Tahun 2025 di Kota Sungai Penuh

Internasional

Antoine Griezmann Berlabuh ke Orlando City, Siap Ramaikan MLS 2026

Internasional

Penampilan TNI di Bastille Day 2025 Disambut Meriah Warga Paris

Kesehatan

Pemerintah Tetapkan Cikande Sebagai Daerah Paparan Radioaktif Cesium-137

Internasional

Denmark Sebut ‘Aktor Profesional’ di Balik Serangan Drone yang Lumpuhkan Bandara

Bandung

Listrik Padam Dua Hari, Pasar Ciroyom Lumpuh, Pedagang Rugi Ratusan Juta
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK

Daerah

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK
Sidang Isbat Kemenag: Secara Hisab, 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

Peristiwa

Sidang Isbat Kemenag: Secara Hisab, 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026