Home / Artikel / Kesehatan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:07 WIB

5 Pertolongan Pertama Saat Asam Lambung Naik Mendadak: Jangan Panik, Lakukan Ini Dulu!

koransakti - Penulis

Posisi tidur yang salah dan stres bisa memperparah naiknya asam lambung ke kerongkongan. (Foto: Freepik/koransakti.co.id)

Posisi tidur yang salah dan stres bisa memperparah naiknya asam lambung ke kerongkongan. (Foto: Freepik/koransakti.co.id)

koransakti.co.id – Pernahkah Anda terbangun di tengah malam karena dada terasa panas terbakar (heartburn) dan mulut terasa pahit? Atau setelah makan pedas, perut terasa melilit hingga sesak napas?

Itu adalah tanda Asam Lambung Naik (GERD). Kondisi ini terjadi ketika katup antara lambung dan kerongkongan melemah, sehingga cairan asam naik ke atas.

Rasanya memang menakutkan, tapi Kunci Utamanya adalah Jangan Panik. Kepanikan justru membuat otot perut menegang dan memperparah keadaan.

Berikut adalah 5 langkah pertolongan pertama yang wajib Anda lakukan segera:

1. Minum Air Hangat (Perlahan)

Lupakan air es. Segera ambil segelas air hangat. Minumlah sedikit demi sedikit (jangan diteguk habis sekaligus). Air hangat membantu mengencerkan asam di kerongkongan dan memberikan efek relaksasi pada otot perut yang kram.

2. Ubah Posisi: Jangan Berbaring Sejajar!

Ini kesalahan fatal. Saat sakit, kita bawaannya ingin tiduran. Padahal, posisi berbaring sejajar (flat) membuat gravitasi tidak bekerja, sehingga asam makin mudah naik ke leher.

  • Solusi: Duduklah tegak. Jika ingin berbaring, sangga kepala dan punggung atas dengan bantal tinggi (posisi setengah duduk) agar posisi dada lebih tinggi dari perut.

Baca juga :   Menguji Nyali Lewat Rumus "Lima AT" Menjadi Wartawan Hebat

3. Kunyah Permen Karet

Terdengar aneh, tapi efektif. Mengunyah permen karet merangsang produksi Air Liur (Saliva). Air liur bersifat basa alami yang bisa menetralkan sisa asam yang “nyangkut” di kerongkongan dan membilasnya kembali ke perut.

4. Konsumsi Jahe

Jika di dapur ada jahe, segera geprek dan seduh dengan air panas. Kandungan dalam jahe (fenolik) efektif meredakan iritasi lambung (gastrointestinal) dan mengurangi kontraksi lambung. Ini adalah obat alami terbaik sebelum Anda mencari obat kimia.

5. Minum Obat Penetral Asam (Antasida)

Jika cara alami belum mempan, segera konsumsi obat maag yang dijual bebas (seperti Mylanta, Promag, atau Polysilane). Obat jenis Antasida bekerja cepat menetralkan cairan asam di dalam lambung.

Baca juga :   Sering Mandi Air Panas? Ini 7 Penyebab Kulit Kering & Cara Ampuh Mengatasinya

Apa yang Harus Dihindari? (Pantangan)

Saat gejala mereda, jangan langsung “balas dendam” makan sembarangan. Hindari pemicu ini selama 24 jam ke depan:

  • Makanan: Gorengan, makanan pedas, cokelat, nanas, jeruk, dan tomat.

  • Minuman: Kopi, soda, dan alkohol.

  • Kebiasaan: Jangan merokok dan jangan langsung tidur setelah makan (beri jeda 2-3 jam).

Kapan Harus ke Dokter?

Waspada jika nyeri dada menjalar ke lengan/rahang, muntah darah, atau BAB berwarna hitam. Itu tanda komplikasi serius yang butuh penanganan IGD segera.

Kesimpulan

Asam lambung adalah penyakit “Gaya Hidup”. Pertolongan pertama di atas hanya meredakan gejala sesaat. Obat terbaiknya adalah memperbaiki pola makan dan kelola stres.

Baca juga: Pojok Sains: Kenapa Kita Jadi Mudah Marah dan Galak Saat Sedang Lapar? (Kenalan dengan “Hangry”)

Berita ini 51 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Sering Salah Kaprah! Langit Berwarna Biru Bukan Karena Pantulan Air Laut, Tapi Karena Fenomena Fisika "Hamburan Rayleigh". Ini Penjelasannya!

Artikel

Sering Salah Kaprah! Langit Berwarna Biru Bukan Karena Pantulan Air Laut, Tapi Karena Fenomena Fisika “Hamburan Rayleigh”. Ini Penjelasannya!

Kesehatan

Wako Alfin Buka Sosialisasi JKN: Fokus pada Pemerataan Layanan Kesehatan

Kesehatan

Manfaat Istirahat dan Tidur yang Cukup untuk Kesehatan Tubuh dan Pikiran

Artikel

Xiaomi 15T dan 15T Pro Resmi Diumumkan: Bawa Layar dan Baterai Lebih Besar

Kesehatan

Pola Makan Tak Sehat Bisa Picu Kolesterol Tinggi pada Anak

Artikel

KERTAJATI NASIBMU KINI

Artikel

Duka Kita untuk 1.450 Korban Meninggal: Gempa Venezuela

Internasional

WHO Luncurkan Panduan Baru Atasi Krisis Kesehatan Mental di Tengah Bencana Global