Home / Inspiratif / Pendidikan

Jumat, 1 Agustus 2025 - 15:18 WIB

Hari Jumat, Hari Istimewa Penuh Keberkahan

koransakti - Penulis

Koran Sakti.co.id, Sungai Penuh- Dalam tradisi Islam, hari Jumat menempati posisi istimewa sebagai penghulu segala hari (sayyidul ayyam).

Umat Muslim di seluruh dunia menjadikan Jumat bukan hanya sebagai hari ibadah, tetapi juga momentum memperbanyak amal saleh, mempererat silaturahmi, dan memperdalam nilai-nilai keimanan.

Secara teologis, hari Jumat memiliki sejumlah keutamaan yang ditegaskan dalam Al-Qur’an dan hadis. Allah SWT secara khusus menyebut hari ini dalam Surah Al-Jumu’ah ayat 9: “Wahai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli.”

Hadis Nabi Muhammad SAW juga menyebutkan bahwa pada hari Jumat terdapat satu waktu mustajab di mana doa seorang Muslim tidak akan ditolak.

“Sesungguhnya pada hari Jumat terdapat satu saat yang jika seorang Muslim mendapatinya dalam keadaan salat dan memohon sesuatu kepada Allah, niscaya Allah akan mengabulkannya,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Momentum Spiritual dan Sosial

Baca juga :   Rambut Cepat Lepek? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tidak hanya menjadi hari yang mulia secara spiritual, Jumat juga menjadi momentum sosial bagi umat Islam. Kegiatan salat Jumat di masjid-masjid menjadi sarana silaturahmi dan edukasi keagamaan melalui khutbah.

Pada hari ini pula, umat Muslim dianjurkan memperbanyak membaca shalawat, membaca Surah Al-Kahfi, dan memperbanyak sedekah.

Tradisi dan Kearifan Lokal

Di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk di Kota Sungai Penuh, hari Jumat sering dijadikan hari berbagi. Warga kerap mengadakan kegiatan sosial seperti pemberian makan gratis di masjid, pengajian rutin, hingga program bantuan bagi dhuafa.

Baca juga :   Dana MBG Belum Cair, Dua Dapur di Polewali Mandar Hentikan Operasional

Tokoh masyarakat setempat, H. Zulkifli, menilai bahwa nilai-nilai hari Jumat perlu terus digaungkan di tengah tantangan kehidupan modern.

“Ini hari yang menyatukan kita, baik dalam ibadah maupun dalam kebersamaan sosial. Kalau semangat Jumat kita jaga, insya Allah kehidupan masyarakat akan semakin harmonis,” tuturnya.

Ajakan untuk Memuliakan Jumat

Pakar keislaman mengingatkan, agar keutamaan hari Jumat tidak hanya dipahami secara ritual, tetapi juga diimplementasikan dalam perilaku sehari-hari. Memuliakan hari Jumat berarti menjaga adab, memperbaiki diri, dan memperbanyak amal kebaikan.

Dengan segala kemuliaannya, hari Jumat menjadi peluang emas bagi setiap Muslim untuk menggapai ampunan, keberkahan, dan rahmat Allah SWT.***

 

Berita ini 71 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Daerah

Dikbud Lombok Barat Targetkan Layanan Publik SP & SOP Baru

Pendidikan

Pemilihan Ketua STIA NUSA Sungai Penuh Berjalan Aman, Penentuan Akhir Tunggu Suara Yayasan

Nasional

Bawa Kajian Akademis, BEM UI Gelar Aksi ‘#RakyatTagihJanji’ di DPR Besok

Pemerintahan

Wawako Azhar Hamzah hadir di Pengukuhan Bunda PAUD Periode 2025-2030 

Advetorial

IAIN Kerinci Kukuhkan 258 Lulusan pada Wisuda ke-XI: Teguhkan Transformasi Menuju UIN Kerinci

Advetorial

Joni Hasperi: Selamat Dirgahayu RI Ke-80

Pendidikan

Mencegah MSDs, Penyakit Tulang yang Menghantui Pelaku UMKM, Mahasiswa KKN Tim II Lakukan Edukasi dan Pelatihan Posisi Ergonomis pada Pelaku UMKM di Desa Gemantar, Kab. Wonogiri, Jawa Tengah

Inspiratif

Kepala BPS Surabaya Raih Peringkat II Nasional di Anugerah HSN 2025