Home / Internasional / Nasional

Rabu, 3 September 2025 - 12:37 WIB

Indonesia Kirim 10 Truk Berisi 15.000 Paket Bantuan untuk Warga Gaza

koransakti - Penulis

Salah satu dari 10 truk yang membawa bantuan dari masyarakat Indonesia melalui Baznas, bersiap berangkat dari Mesir menuju perbatasan Rafah, Palestina. (Sumber: ANTARA/HO-Baznas RI)

Salah satu dari 10 truk yang membawa bantuan dari masyarakat Indonesia melalui Baznas, bersiap berangkat dari Mesir menuju perbatasan Rafah, Palestina. (Sumber: ANTARA/HO-Baznas RI)

JAKARTA (KORANSAKTI) – Indonesia kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina di Gaza. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memberangkatkan 10 truk bantuan yang berisi sekitar 15.000 paket kebutuhan pokok. Bantuan ini merupakan donasi dari masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui Mesir.

Dalam keterangannya pada hari Rabu (3/9/2025), Baznas menyatakan pengiriman ini adalah wujud solidaritas dan amanah dari rakyat Indonesia untuk meringankan penderitaan warga Gaza yang menghadapi blokade.

Amanah Rakyat Indonesia untuk Palestina

Ketua Baznas, Noor Achmad, mengatakan bahwa upaya bantuan ini adalah mandat yang dijalankan Baznas. Dana sepenuhnya berasal dari zakat, infak, sedekah, dan donasi lainnya dari masyarakat Indonesia.

Baca juga :   AS Kirim Utusan Khusus dan Jared Kushner ke Mesir untuk Dorong Perjanjian Damai Gaza

“Alhamdulillah, kami dapat mengirimkan 15.000 paket bantuan bekerja sama dengan Mish Al Kheir (yayasan di Mesir),” kata Noor Achmad. “Semoga pengiriman tidak mengalami kendala dan dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Gaza,” tambahnya.

Ia menegaskan tekad Baznas untuk memastikan bantuan dari masyarakat Indonesia benar-benar sampai kepada yang membutuhkan di Palestina.

Pengiriman Bertahap Melalui Jalur Rafah

Proses pengiriman 10 truk ini dilakukan secara bertahap. Lima truk pertama berangkat dari Kairo pada 19 Agustus, disusul lima truk berikutnya pada 28 Agustus lalu.

Direktur Pengumpulan Baznas, Faisal Qosim, menjelaskan bahwa pihaknya berkoordinasi erat dengan Kedutaan Besar RI di Kairo. Pengawasan dilakukan hingga konvoi mencapai Terowongan Ahmad Hamdi, yang merupakan titik awal menuju Rafah.

Baca juga :   Analisis Rencana Damai Gaza Usulan Trump: Langkah Signifikan yang Penuh Rintangan

“Titik ini menandai dimulainya zona merah, di mana tidak ada yang bisa masuk tanpa izin,” jelas Faisal.

Bergabung dengan Konvoi Kemanusiaan Raksasa

Faisal menambahkan, 10 truk dari Indonesia ini tidak berjalan sendiri. Truk-truk tersebut akan bergabung dengan konvoi kemanusiaan nasional yang jauh lebih besar. Konvoi ini dikoordinasikan oleh Kementerian Solidaritas Sosial Mesir dan melibatkan sekitar 5.000 truk bantuan.

Langkah ini menunjukkan upaya kolaboratif berskala besar untuk menembus blokade dan menyalurkan bantuan bagi warga sipil di Gaza yang sangat membutuhkan.

Berita ini 63 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Jakarta

Tati Yustiana Art Yang Bawa Kabur Uang Majikan Dilaporkan Ke Polisi

Jakarta

Pastikan Kesiapan Layanan Mudik Lebaran, Menko Polkam tinjau St. Gambir dan Tm. Kampung Rambutan

Jakarta

1.000 Calon Kadet Mahasiswa Unhan RI Ikuti Seleksi lanjutan

Ekonomi

Tutup 2024 dengan Sederet Pencapaian, PNM Terus Perkuat Pemberdayaan 

Nasional

International Women’s Day, Jurnalis Independen Bersatu Ungkapkan 9 Kesimpulan Dialog Bersama Muballighoh, Nawaning & Akademisi

Advetorial

Para Pemimpin Parlemen Negara OKI Hadir Di Bandung

Internasional

PM Spanyol Serukan Israel Dilarang Ikut Kompetisi Olahraga Internasional

Bisnis

Direktur CV Bara Naga Laporkan Ada Praktek Ijin Tambang Illegal di Kutai Kartanegara ke Bareskrim Polri