Home / Hukum / Internasional / Konflik / Kriminal / Peristiwa

Senin, 15 September 2025 - 23:50 WIB

FBI: DNA Tersangka Pembunuh Charlie Kirk Cocok dengan Bukti di Lokasi Kejadian

koransakti - Penulis

Investigasi kasus pembunuhan Charlie Kirk kini diperkuat dengan bukti DNA yang memberatkan tersangka. (Foto: Cheney Orr/Reuters)

Investigasi kasus pembunuhan Charlie Kirk kini diperkuat dengan bukti DNA yang memberatkan tersangka. (Foto: Cheney Orr/Reuters)

WASHINGTON D.C. (KORANSAKTI) – Biro Investigasi Federal (FBI) mengumumkan titik terang dalam kasus pembunuhan aktivis konservatif Charlie Kirk. Direktur FBI, Kash Patel, menyatakan bahwa DNA dari tersangka yang ditahan, Tyler Robinson (22), cocok dengan bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

Tyler Robinson ditangkap atas kematian Kirk yang terjadi saat sebuah acara di Utah Valley University pada hari Rabu pekan lalu. Penemuan bukti forensik ini memperkuat dugaan keterlibatan Robinson dalam serangan yang telah mengguncang panggung politik Amerika Serikat.

 

Kecocokan DNA pada Handuk dan Obeng

Kash Patel menjelaskan detail dari temuan baru ini dalam sebuah wawancara pada hari Senin (15/9/2025). Menurutnya, ada dua bukti kunci yang mengikat tersangka dengan kejahatan tersebut.

Baca juga :   Topan Ragasa Hantam Tiongkok, Hampir Dua Juta Warga Dievakuasi

“Saya bisa melaporkan hari ini bahwa sampel DNA dari handuk yang membungkus senjata api dan DNA pada obeng telah diproses secara positif untuk tersangka yang ditahan,” kata Patel.

Sebuah senapan laras panjang ditemukan di dekat lokasi penembakan, sementara sebuah obeng ditemukan di atap gedung, tempat pelaku diduga melepaskan tembakan fatal.

 

Ditemukan Catatan Niat “Melenyapkan” Kirk

Selain bukti DNA, penyelidik juga menemukan sebuah catatan di kediaman tersangka. Patel mengungkapkan bahwa catatan tersebut menunjukkan niat pelaku untuk menyerang Kirk.

“Catatan itu pada dasarnya mengatakan… ‘Saya punya kesempatan untuk melenyapkan Charlie Kirk’, dan saya akan mengambilnya. Catatan itu ditulis sebelum penembakan,” jelas Patel.

Baca juga :   Kades Cikuda Buka Suara Usai Dipanggil Sebagai Saksi Dugaan Gratifikasi

Ia menambahkan, meskipun catatan tersebut telah dihancurkan, tim forensik berhasil menemukan bukti keberadaannya.

 

Tersangka Menolak Bekerja Sama

Penemuan bukti baru ini menjadi kemajuan besar bagi penyelidik. Sebelumnya, Gubernur Utah, Spencer Cox, menyatakan bahwa Robinson menolak untuk bekerja sama dengan investigator dan tidak mengakui perbuatannya.

Robinson sendiri berhasil ditangkap setelah dibujuk untuk menyerah oleh ayahnya. Menurut data penahanan, ia dijerat dengan tuduhan pembunuhan berencana, menghalangi proses hukum, dan penggunaan senjata api ilegal. Dakwaan resmi diperkirakan akan diajukan pada minggu ini.

Berita ini 46 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Hukum

Profil Roy Riady: Jaksa Senior di Balik Tuntutan 18 Tahun Penjara Nadiem Makarim dalam Kasus Chromebook
Masalah Akses Situs Resmi Hambat Publikasi Jadwal Ski Alpen Olimpiade Musim Dingin 2026

Internasional

Masalah Akses Situs Resmi Hambat Publikasi Jadwal Ski Alpen Olimpiade Musim Dingin 2026

Internasional

WHO Rilis Panduan Baru untuk Hentikan Kematian Akibat Pendarahan Pasca-Persalinan

Kerinci

Kades Tanjung Syam Lisna Sari Resmi Menikah, Resepsi Sederhana Berlangsung Meriah dan Penuh Kehangatan

Daerah

Penetapan Tersangka dr Ratna Disorot Organisasi Profesi

Internasional

Trump Sebut Hamas Tak Mau Damai, AS dan Israel Tinggalkan Negosiasi Gencatan Senjata Gaza

Hukum

Terancam 36 Tahun Penjara, Polda Jabar Jerat Penyandera Sadis Taufik Hidayat dengan UU TPKS

Internasional

Air Mata Terakhir sang GOAT: Cristiano Ronaldo Menangis Usai Portugal Disingkirkan Spanyol dari Piala Dunia 2026