Home / Internasional / Peristiwa / Politik / Sosial

Minggu, 21 September 2025 - 13:17 WIB

Puluhan Ribu Orang Akan Hadiri Memorial Charlie Kirk dengan Pengamanan Super Ketat

koransakti - Penulis

Memorial untuk Charlie Kirk, aktivis konservatif yang tewas ditembak pada 10 September 2025. (Foto: Getty Images)

Memorial untuk Charlie Kirk, aktivis konservatif yang tewas ditembak pada 10 September 2025. (Foto: Getty Images)

koransakti.co.id – Presiden Donald Trump dan sejumlah tokoh politik terkemuka Amerika Serikat akan berkumpul di Arizona pada hari Minggu (21/9/2025) untuk menghadiri upacara memorial aktivis konservatif, Charlie Kirk. Kirk, yang berusia 31 tahun, tewas ditembak dua minggu lalu saat mengisi acara di sebuah universitas di Utah.

Acara yang diselenggarakan oleh organisasi yang didirikannya, Turning Point USA (TPUSA), ini diperkirakan akan dihadiri oleh lebih dari 100.000 orang. Pengamanan di lokasi acara akan diperketat setingkat pemeriksaan di bandara (TSA-level screening).

Dihadiri Tokoh-tokoh Papan Atas

Upacara memorial akan digelar di State Farm Stadium, Glendale. Selain Presiden Trump, sejumlah figur penting lainnya dijadwalkeun untuk memberikan pidato.

Baca juga :   Update COVID-19 Global: Kasus Turun, tapi Angka Rawat Inap dan Varian XFG Meningkat

Beberapa di antaranya adalah istri mendiang, Erika Kirk, yang kini mengambil alih peran sebagai CEO TPUSA, Wakil Presiden JD Vance, putra sulung presiden Donald Trump Jr., serta komentator politik Tucker Carlson.

Tensi Politik yang Masih Tinggi

Kematian Kirk telah memperdalam perpecahan politik di Amerika Serikat. Pihak administrasi Trump secara konsisten menyalahkan retorika dari “kelompok kiri radikal” sebagai pemicu kekerasan. Di sisi lain, langkah-langkah pemerintah pasca-insiden ini menuai tudingan telah melanggar kebebasan sipil.

Tensi yang tinggi ini juga tercermin dari insiden keamanan yang terjadi di stadion pada hari Jumat. Pihak Secret Service melaporkan telah menangkap seorang pria bersenjata yang menunjukkan perilaku mencurigakan di lokasi. Pria tersebut kemudian dibebaskan setelah diketahui merupakan penasihat keamanan pribadi salah satu tamu.

Baca juga :   Spanyol Juara Piala Dunia 2026, FIFA Siap Tambah Peserta Jadi 64 Tim di 2030?

Misteri Motif Pelaku

Hingga saat ini, motif di balik penembakan masih belum diketahui secara pasti. Tersangka, Tyler Robinson (22), telah ditangkap dan didakwa atas pembunuhan.

Gubernur Utah menyebut tersangka memiliki “ideologi kiri”. Selain itu, ditemukan juga selongsong peluru dengan slogan-slogan anti-fasis di lokasi. Namun, makna pasti dari pesan-pesan tersebut masih dalam penyelidikan mendalam oleh pihak berwenang.

Baca Juga: Hakim AS Perintahkan Deportasi Aktivis Pro-Palestina Mahmoud Khalil – Koran Sakti

Berita ini 31 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Hukum

Baru Menjabat Sepekan, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Di tangkap Kejagung Terkait Kasus Korupsi

Internasional

Italia Hancur! Gagal ke Piala Dunia 2026 untuk Ketiga Kalinya Beruntun

Peristiwa

Dandim 0417/Kerinci Hadiri Apel Besar Hari Pramuka ke-64 Tahun 2025 di Kota Sungai Penuh

Hukum

Komisi Penyelidik PBB: Israel Telah Lakukan Genosida di Gaza

Internasional

WHO Peringatkan Krisis: Riset Antibiotik Baru Melambat, Bakteri Kebal Obat Makin Mengancam

Politik

Ribuan massa Padati Kampanye AZ-FER di Sungai Bungkal

Internasional

Drama Adu Penalti di Sevilla: Real Sociedad Bungkam Atletico Madrid untuk Rengkuh Gelar Keempat Copa del Rey

Dinamika

Tim Advokasi AZ-FER Resmi Laporkan dugaan Kampanye Sara ke Bawaslu