Home / Hukum / Internasional / Peristiwa / Politik

Jumat, 19 September 2025 - 02:12 WIB

Hakim AS Perintahkan Deportasi Aktivis Pro-Palestina Mahmoud Khalil

koransakti - Penulis

Aktivis pro-Palestina, Mahmoud Khalil, yang diperintahkan untuk dideportasi dari Amerika Serikat. (Foto: Reuters)

Aktivis pro-Palestina, Mahmoud Khalil, yang diperintahkan untuk dideportasi dari Amerika Serikat. (Foto: Reuters)

WASHINGTON D.C. (KORANSAKTI) – Seorang hakim imigrasi di Amerika Serikat telah memerintahkan deportasi terhadap Mahmoud Khalil, seorang aktivis pro-Palestina yang menjadi figur terkemuka selama protes di Universitas Columbia pada tahun 2024. Perintah deportasi ini dikeluarkan atas tuduhan bahwa Khalil menyembunyikan informasi dalam aplikasi green card-nya.

Mahmoud Khalil, seorang penduduk tetap AS keturunan Palestina, menyebut keputusan ini sebagai aksi balasan dari pemerintahan Presiden Donald Trump atas kebebasan berbicaranya. Pihak pengacaranya menyatakan akan mengajukan banding atas putusan tersebut.

Tudingan Menyembunyikan Fakta

Hakim Jamee Comans yang berbasis di Louisiana menyatakan bahwa Khalil “dengan sengaja telah memalsukan fakta material dengan tujuan tunggal untuk menghindari proses imigrasi.”

Baca juga :   Prabowo Sebut MBG Ciptakan 1,5 Juta Lapangan Kerja Baru pada Januari 2026

Pemerintah AS menuduh Khalil (30) tidak mencantumkan rincian mengenai asosiasi sebelumnya dalam dokumen imigrasinya. Beberapa di antaranya adalah keanggotaan di UNRWA (badan PBB untuk pengungsi Palestina) dan “pekerjaan berkelanjutan” di Kedutaan Besar Inggris di Beirut.

Khalil: Ini Aksi Balasan untuk Membungkam Saya

Khalil dengan tegas membantah tuduhan tersebut. Ia menuding pemerintah AS mengarang tuduhan tak berdasar untuk membungkamnya.

“Tidak mengherankan bahwa pemerintahan Trump terus melakukan aksi balasan terhadap saya karena saya menggunakan kebebasan berbicara,” kata Khalil dalam sebuah pernyataan. “Mereka menggunakan tuduhan tak berdasar dan konyol dalam upaya membungkam saya karena berbicara dan berdiri teguh bersama Palestina,” tambahnya.

Baca juga :   KEJAHATAN ITU TAK BISA HILANG  ITU CIPTAAN ALLAH MERUPAKAN HUKUM PERIMBANGAN 

Sebelumnya, pada bulan Maret, Khalil sempat ditahan oleh petugas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) selama tiga bulan sebelum akhirnya dibebaskan oleh hakim federal pada bulan Juni.

Figur Penting dalam Protes Pro-Palestina

Nama Mahmoud Khalil menjadi sorotan publik saat ia menjadi salah satu figur utama dalam aksi protes pro-Palestina di Universitas Columbia pada tahun 2024. Ia berperan sebagai juru bicara dan mediator antara para aktivis mahasiswa dengan pihak universitas.

Presiden Trump sendiri telah berulang kali menuduh para aktivis pro-Palestina, termasuk Khalil, sebagai pendukung Hamas. Ia menyerukan agar para pengunjuk rasa tersebut dideportasi.

Berita ini 64 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

Siswi Kembar SMKN 4 Sungai Penuh Sabet Medali Emas
KPK Ungkap Alasan OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Hukum

KPK Ungkap Alasan OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Internasional

Trump Umumkan Kesepakatan Tarif Dagang dengan Indonesia

Daerah

Buntut Demo Ricuh, Polisi Madiun Beri Waktu Penjarah Kembalikan Barang Curian

Internasional

WHO Beri Penghargaan pada 12 Negara atas Aksi Inovatif Atasi Krisis Obesitas

Kerinci

Gabungan LSM Siapkan Aksi Jilid III, Desak SPPG Bermasalah Ditutup
Rekam Jejak Akademik dan Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas: Alumni LPDP yang Terancam Blacklist

Pendidikan

Rekam Jejak Akademik dan Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas: Alumni LPDP yang Terancam Blacklist

Bandung

Doa dan Harapan di Hari Bahagia Wildan & Gadis