Home / Internasional / Konflik

Senin, 21 Juli 2025 - 20:59 WIB

Dunia Internasional Mulai Bersuara soal Tindakan Israel di Gaza

koransakti - Penulis

Israel's Prime Minister Benjamin Netanyahu mengunjungi Capiton Hill, July 25 (Evelyn Hockstein/Reuters)

Israel's Prime Minister Benjamin Netanyahu mengunjungi Capiton Hill, July 25 (Evelyn Hockstein/Reuters)

Setelah berbulan-bulan tekanan dari masyarakat sipil dan kelompok HAM, dunia internasional mulai menunjukkan sikap lebih tegas terhadap tindakan Israel di Gaza. Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah negara dan organisasi internasional mulai mengkritik secara terbuka tingginya angka korban sipil, khususnya anak-anak dan perempuan, dalam agresi militer Israel.

Negara-negara seperti Spanyol, Irlandia, dan Norwegia menjadi yang paling vokal. Mereka bahkan telah mengakui negara Palestina secara resmi, sebagai bentuk tekanan diplomatik terhadap Israel. Aksi ini dipandang sebagai sinyal bahwa banyak negara mulai kehilangan kesabaran atas sikap Israel yang dinilai mengabaikan hukum internasional dan resolusi PBB.

Laporan dari berbagai badan HAM menyebutkan bahwa kampanye militer Israel telah menyebabkan puluhan ribu korban jiwa dan menghancurkan infrastruktur sipil secara masif. Banyak pengamat menyebut kondisi di Gaza sudah memasuki kategori krisis kemanusiaan.

Baca juga :   Dominasi Asia di Birmingham: Hasil Lengkap Final All England 2026

Sementara itu, di forum internasional seperti Majelis Umum PBB, sejumlah negara anggota menyerukan penyelidikan atas potensi kejahatan perang. Meskipun Dewan Keamanan PBB masih terhambat oleh hak veto dari sekutu Israel seperti Amerika Serikat, suara mayoritas di lembaga internasional semakin condong ke arah mengutuk tindakan militer Israel.

Gerakan masyarakat sipil juga berperan besar dalam mengubah narasi global. Protes besar-besaran di berbagai kota Eropa, Amerika Serikat, dan Timur Tengah menunjukkan solidaritas terhadap warga Palestina. Banyak seruan boikot dan tekanan terhadap perusahaan-perusahaan yang dianggap mendukung kebijakan Israel.

Baca juga :   Barcelona vs Newcastle: Malam Penentuan Blaugrana di Camp Nou

Meski demikian, Israel hingga kini tetap membela tindakannya sebagai bagian dari “perang melawan terorisme” dan menolak tuduhan pelanggaran hak asasi manusia. Pemerintah Israel menegaskan bahwa mereka hanya menargetkan kelompok militan, meski data lapangan menunjukkan banyak korban berasal dari warga sipil.

Dengan meningkatnya tekanan diplomatik dan opini publik global, banyak pihak menilai dunia internasional kini berada di titik balik. Isu Palestina yang selama ini dianggap “beku” di forum dunia tampaknya mulai mendapat perhatian serius kembali.

Berita ini 34 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Internasional

Laporan WHO: 1,4 Miliar Orang Hidup dengan Hipertensi, Mayoritas Tak Terkontrol

Internasional

Presiden Prabowo dan Pangeran MBS Tandatangani Minutes of Meeting Dewan Koordinasi Tertinggi Indonesia–Arab Saudi

Internasional

Kemenko Polkam Koordinasikan Pemulangan WNI dari Iran

Hiburan

Harga Tiket Disneyland dan Disney World Kembali Naik, Tembus $200 untuk Pertama Kalinya

Internasional

Presiden Prabowo Lakukan Pertemuan Bilateral dengan PM Lao PDR, Sonexay Siphandone

Internasional

Ashley Cole Resmi Jadi Pelatih AC Cesena di Serie B

Internasional

PBB Kembali Jatuhkan Sanksi Berat untuk Iran Terkait Program Nuklir

Internasional

Presiden RI Menerima Bintang Kebesaran Negara Brunei Darussalam