Home / Bandung / Daerah / Nasional / Pemerintahan / Peristiwa

Rabu, 24 September 2025 - 21:10 WIB

Jelang HUT ke-215, Sampah dan Macet Masih Jadi PR Besar Kota Bandung

koransakti - Penulis

Suasana karnaval dalam perayaan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB). (Foto: Dok. Humas Pemkot)

Suasana karnaval dalam perayaan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB). (Foto: Dok. Humas Pemkot)

koransakti.co.id – Menjelang peringatan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) yang ke-215, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melakukan evaluasi terhadap sejumlah isu perkotaan. Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menegaskan bahwa masalah sampah dan kemacetan masih menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera dituntaskan.

Erwin berharap momentum HJKB tahun ini dapat memperkuat rasa cinta dan tanggung jawab bersama, baik dari pemerintah maupun masyarakat, untuk menjaga dan merawat Kota Kembang.

Sampah: Butuh Kesadaran Bersama

Dalam evaluasinya, Erwin menyoroti penanganan sampah yang masih menjadi persoalan mendasar. Meskipun sebagian besar dari 136 titik penumpukan sampah liar telah ditangani, masalah ini terus muncul kembali akibat kebiasaan warga yang masih membuang sampah sembarangan.

Baca juga :   MTsN 1 Sungai Penuh Juara  Nasional OMI 2025

“Kita tidak boleh berhenti pada solusi sementara. Satpol PP dan DLHK harus terus berkolaborasi, dan masyarakat harus sadar, kebersihan itu bagian dari iman,” tegas Erwin, Rabu (24/9/2025).

Sebagai solusi jangka panjang, Pemkot Bandung telah menyiapkan program Prakarsa 2026. Program yang akan dikelola langsung oleh pengurus RW ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan sampah dari tingkat akar rumput dan mewujudkan Bandung sebagai Kawasan Bebas Sampah (KBS).

Macet: Flyover dan Underpass Menjadi Kebutuhan Mendesak

Selain sampah, kemacetan lalu lintas juga menjadi fokus utama. Erwin mengungkapkan setidaknya ada 11 titik pusat kemacetan di Bandung. Sebagian besar dari titik tersebut dipicu oleh perlintasan sebidang kereta api, seperti di kawasan Cimencrang, Cibiru, dan Nurtanio.

Baca juga :   TARUNA POLTEKIP MENGUGAT KEPALA BPSDM KEMENKUMHAM AKIBAT KETIDAK PROFESIONALAN MENGELUARKAN KEPUTUSAN.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Barat, PT KAI, dan Jasa Marga untuk mencari solusi permanen. Harapannya bisa dibangun flyover atau underpass, terutama di kawasan Cibiru,” jelasnya.

Pemkot Bandung juga sedang merencanakan penataan sistem parkir. Beberapa langkah yang diusulkan antara lain pengelolaan parkir berbasis zona dan pembangunan kantung parkir vertikal di sejumlah titik strategis.

Melalui momentum HJKB ke-215 ini, Pemkot Bandung mengajak seluruh pihak untuk bersatu mewujudkan Bandung yang lebih bersih, tertib, dan nyaman.

Berita ini 53 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Jambi

Selaraskan Program Daerah, Wawako Sungai Penuh Hadiri Musrenbang RKPD Provinsi Jambi 

Jambi

Polda Jambi dan Insan Pers Pererat Kemitraan

Advetorial

PRA PEMBAHASAN 3 RAPERDA KOTA SUNGAI PENUH

Pemerintahan

DPRD Sungai Penuh Rapat Paripurna Ranperda APBD-P 2025

Kerinci

Angka Kriminalitas Alami Peningkatan, Penyelesaian Kasus Meningkat

Hukum

Charlie Kirk Tewas Ditembak, Trump Salahkan Retorika ‘Kiri Radikal’

Advetorial

Jambore PKK Resmi Ditutup, Wako Alfin Apresiasi Kader PKK Kota Sungai Penuh
DME Bakal Gantikan LPG, Bahlil Lapor ke Prabowo: Target 2026 untuk Tekan Impor 10 Juta Ton

Ekonomi

DME Bakal Gantikan LPG, Bahlil Lapor ke Prabowo: Target 2026 untuk Tekan Impor 10 Juta Ton