Home / Internasional / Kesehatan / Pemerintahan

Kamis, 2 Oktober 2025 - 10:50 WIB

Ethiopia Raih Status Penting dari WHO untuk Sistem Regulasi Obat

koransakti - Penulis

Pencapaian Ethiopia dalam memperkuat sistem regulasi obatnya menjadi tonggak sejarah bagi kesehatan masyarakat di Afrika. (Sumber: WHO)

Pencapaian Ethiopia dalam memperkuat sistem regulasi obatnya menjadi tonggak sejarah bagi kesehatan masyarakat di Afrika. (Sumber: WHO)

koransakti.co.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mengakui bahwa sistem regulasi obat-obatan nasional Ethiopia telah mencapai Maturity Level 3 (ML3). Pencapaian penting ini menempatkan Otoritas Makanan dan Obat Ethiopia (EFDA) dalam kelompok elite yang terdiri dari hanya sembilan negara di benua Afrika yang berhasil mencapai status ini.

Pengakuan ini menandakan bahwa sistem regulasi di Ethiopia stabil, berfungsi dengan baik, dan terintegrasi, serta mampu memastikan bahwa obat-obatan dan vaksin yang beredar di negara tersebut memenuhi standar kualitas, keamanan, dan efikasi internasional.

Apa Artinya Mencapai Maturity Level 3?

Menurut WHO, status Maturity Level 3 menunjukkan bahwa sebuah negara memiliki kapasitas yang mumpuni untuk menjalankan fungsi-fungsi regulatori kunci. Hal ini mencakup kemampuan untuk:

  • Mengesahkan produk medis.
  • Melakukan pengawasan pasar (market surveillance).
  • Memantau kejadian terkait keamanan obat secara efektif.
Baca juga :   WHO dan India Akan Gelar KTT Global Kedua Pengobatan Tradisional di New Delhi

Pencapaian ini diraih setelah melalui proses penilaian yang komprehensif menggunakan Global Benchmarking Tool dari WHO, yang mengevaluasi lebih dari 250 indikator.

Tonggak Sejarah bagi Ethiopia dan Afrika

Direktur Regional WHO untuk Afrika, Dr. Mohamed Yakub Janabi, menyebut pencapaian ini sebagai “momen bersejarah tidak hanya untuk Ethiopia, tetapi juga untuk Afrika secara keseluruhan.”

“Sistem regulasi yang kuat berarti pasien dapat percaya bahwa obat yang mereka konsumsi aman, efektif, dan terjamin kualitasnya. Ini adalah fondasi untuk cakupan kesehatan universal dan masa depan yang lebih sehat,” ujar Dr. Janabi.

Dengan status ini, Ethiopia kini sejajar dengan negara-negara Afrika lainnya seperti Mesir, Ghana, Nigeria, Afrika Selatan, dan Rwanda yang telah lebih dulu mencapai ML3.

Baca juga :   Libatkan 22 Negara, WHO Gelar Pelatihan Online Perdana untuk Wujudkan Kota yang Lebih Sehat

Regulasi yang Efektif Menyelamatkan Nyawa

Asisten Direktur Jenderal WHO, Dr. Yukiko Nakatani, menambahkan bahwa regulasi yang efektif dapat menyelamatkan nyawa. “Dengan mencapai Maturity Level 3, Ethiopia telah menunjukkan kepemimpinan dan komitmen untuk melindungi populasinya, memperkuat sistem kesehatannya, dan berkontribusi pada upaya global untuk meningkatkan akses terhadap produk medis yang terjamin mutunya,” katanya.

Keberhasilan Ethiopia ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi negara-nano lain di kawasan tersebut untuk terus memperkuat sistem regulasi kesehatan mereka demi menjamin akses terhadap produk medis yang aman dan berkualitas bagi setiap komunitas.

Berita ini 21 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

17 Kepala Desa Terpilih Periode 2023-2029 Dilantik

Pemerintahan

Walikota Alfin: RPJMD 2025-2029 Pedoman Pembangunan Daerah 5 tahun ke Depan. 

Advetorial

Olimpiade Kota Sungai Penuh: Ahmadi Zubir Ungkap Selaras dengan Visi dan Misi

Kesehatan

5 Dampak Serius Vape bagi Anak dan Remaja, Ancaman Baru Kesehatan Paru

Kesehatan

Direktur RSUD MHAT Sungai Penuh Minta Karyawan Bekerja Sepenuh Hati Dan Tingkatkan Mutu Pelayanan 

Nasional

DPRD Pati Bentuk Pansus Pemakzulan Bupati Sudewo

Kerinci

Ratusan Pelajar di Desa Kecil Terima Bantuan Pendidikan, Pemdes Tegaskan Komitmen Dukung Dunia Pendidikan

Advetorial

Bupati Monadi Serahkan Bantuan Sapi Kurban dari Presiden RI di Desa Sungai Gelampeh.