koransakti.co.id – Pernahkah Anda merasa kulit wajah, tangan, atau kaki terasa kaku, gatal, dan terlihat bersisik seperti tanah retak? Dalam istilah medis, kondisi ini disebut Xerosis.
Banyak orang mengira kulit kering hanya disebabkan oleh kurang minum air putih. Padahal, kebiasaan sehari-hari yang kita anggap sepele—seperti mandi air panas—justru menjadi biang kerok utamanya.
Jika dibiarkan, kulit kering bisa memicu luka hingga infeksi akibat garukan. Sebelum terlambat, kenali 7 penyebab utamanya dan cara mudah mengatasinya berikut ini.
7 Penyebab Utama Kulit Kering
1. Iritasi Produk Kimia Ini adalah penyebab paling umum. Sabun mandi antiseptik yang terlalu keras, deterjen pakaian, hingga alkohol pada parfum dapat mengikis minyak alami (sebum) yang berfungsi menjaga kelembapan kulit.
2. Terlalu Kasar Menggosok Badan Ingin bersih boleh, tapi jangan menyiksa kulit. Menggosok badan terlalu kencang menggunakan spons, scrub, atau handuk saat mengeringkan tubuh justru merusak lapisan pelindung kulit.
3. Hobi Mandi Air Panas Mandi air panas atau sauna memang bikin rileks. Namun, suhu panas yang berlebih akan meluruhkan minyak alami tubuh. Akibatnya, kulit menjadi cepat kering dan gatal setelah mandi.
4. Faktor Penuaan (Aging) Seiring bertambahnya usia, kulit manusia menjadi lebih tipis dan produksi kolagen serta sebum menurun drastis. Ini adalah proses alami yang membuat lansia lebih rentan mengalami kulit kering.
5. Perubahan Cuaca Udara yang dingin dengan kelembapan rendah (seperti di ruangan ber-AC terus-menerus) akan menyedot cairan dari kulit Anda.
6. Efek Samping Obat-obatan Waspadai konsumsi obat tertentu. Obat diuretik, penurun kolesterol (statin), obat jerawat (retinoid/isotretinoin), hingga kemoterapi memiliki efek samping membuat kulit menjadi sangat kering.
7. Kondisi Medis Tertentu Kulit kering bisa jadi sinyal adanya penyakit lain, seperti:
Dermatitis atopik (Eksim)
Psoriasis
Diabetes
Gangguan Tiroid
Penyakit Ginjal
Cara Mengatasi Kulit Kering (Sederhana & Efektif)
Anda tidak perlu perawatan mahal ke klinik kecantikan. Kuncinya adalah Konsistensi.
Ubah Cara Mandi: Batasi waktu mandi maksimal 5-10 menit saja. Gunakan air biasa (suam-suam kuku), jangan air panas mendidih.
Ganti Sabun: Beralihlah ke sabun berbahan lembut (gentle cleanser) yang mengandung pelembap tambahan. Hindari sabun antiseptik yang bikin kulit kesat.
Wajib Pakai Body Lotion: Waktu terbaik mengoleskan pelembap adalah 3 menit setelah mandi, saat kulit masih sedikit lembap. Ini mengunci air di dalam kulit.
Keringkan dengan Lembut: Jangan digosok! Cukup tepuk-tepuk (pat dry) kulit Anda menggunakan handuk lembut setelah mandi.
Lindungi dari Matahari: Sinar UV memperparah kerusakan kulit. Selalu gunakan tabir surya (sunscreen) saat keluar rumah.
Jika kulit Anda sudah pecah-pecah hingga berdarah atau tidak membaik dengan cara di atas, segera konsultasikan ke dokter kulit untuk penanganan medis lebih lanjut.
Sayangi kulit Anda, karena itu adalah benteng pertahanan pertama tubuh kita!
Baca juga:















