Home / Artikel

Minggu, 11 Januari 2026 - 15:14 WIB

NGAJI DAN NGEJO

koransakti - Penulis

DEDI ASIKIN

Koransakti.co.id- Hampir pasti semua orang tidak menghendaki kondisi pondok pesantren terus menerus merana seperti keadaanya sekarang, hidup susah, mati tak hendak, seperti yang kami temui selama hampir sebulan NO’ONG KOBONG sekitar 40 pondok di Jawa Barat dan Jakarta. 90 persen memprihatinkan

Kobong ysng terbuat dari kayu dan bambu sudah reyot, di huni santri berdempetan kaya ikan tuna dalam kaleng sarden.

Dari sudut pandang kami kalaupun mereka masih bertahan, itu kerena upaya mereka mencari cara untuk tetap bisa hidup.

Istilah KH Syaeful Uyun pemimpin pondok pesantren Miftahul Huda Al Musri di Ciranjang kabupaten Cianjur, kami harus bisa ngaji dan ngejo.

KH Miftahul Huda kebetulan memiliki lahan sawah seluas 4 hektar ysng mengelilingi pondok.

Sawah itu di manfaatkan dengan tanaman padi. Lumayan hasilnya ada sekitar 16 ton gabah setiap panen (6 bulanan) juga berternak sapi dan domba.

Dari sapi di peroleh susu untuk perbaikan gizi. Kotorannya di olah menjadi biogas dari pupuk.

Selain punya usaha peternakan dan perikanan,pondok juga ada industri bata dan batagor, pabrik tahu, tempe dan konveksi.

Baca juga :   KAS NEGARA JEBOL KARENA PERANG DAN KORUPSI AKHIRNYA NANAM PAKSA 

Ada Kopontren yang mengelola usaha warung serba ada dan kantin.

Semua kami mulai pimpinan para ustadz santri dan masyarakat sekitar terlibat dalam usaha ngaji dan ngejo itu kata Uyun tersipu-sipu.

Di pondok pesantren Putri Salafiyah 2 Cicantayan kabupaten Sukabumi di kembangkan peternakan ikan koi. Subhanallah hasilnya di luar nalar. Dari 3 takar benih koi dalam 40 hari bisa menghasilkan 250 ikan koi siap jual

Alhamdulillah meringankan beban kami sehari hari ucap Hj. Ghomisah Pemimpin pondok pesantren Salafiyah 2 itu.

Al Ittifaq di Ciwidey kabupaten Bandung mengembangkan tanaman sayur mayur. Sampai ber truk truk sayuran berangkat ke Bandung dan Jakarta mengisi pusat pusat pertokoan dan mall, serta mini market.

“Kami mehyebarkan ajaran tarekat Syuriyah” ucap KH Fuadz Afandi pemimpin pondok Al Ittifaq bercanda.

Baca juga :   Kenduri Adat Kerinci: Bisa menjadi Stimulus Ekonomi Negeri

Pondok pesantren Cijantung Ciamis, melalui Kopontren mengembangkan usaha air mineral yang di beri label dagang Air Quro .

Pondok pesantren Darunnajah 2 di Cipining kabupaten Bogor memiliki 70 hektar lahan tanah hibah dari pendirinya KH Manaf Muhayar.

Dari 70 hektar Itu baru sekitar 7 hektar yang sudah di garap sebagai lahan pertanian dan perkebunan, kata KH Jamhari Abdul Jalal Pemimpin pondok pesantren Darunnajah sekarang.

Itulah upaya beberapa kiyai pimpinan pondok pesantren bersama semua civitas akademika pondok (para santri, ustadz dan masyarakat sekeliling pondok) dalam mempertahankan prinsip ngaji dan ngejo.

Turun tangan pemerintah secara signifikan tentu sangat di harapkan.

Jangan sampai pondok pesantren yang sudah berusia 6 abad itu tutup usia.

Ih amit-amit jabang Tutuka.***

Berita ini 32 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pojok Sains: Kenapa Jari Jadi Keriput Setelah Mandi Lama? Ternyata Bukan Karena 'Masuk Angin'!

Artikel

Sering Dikira Bengkak, Ternyata Ini Alasan Jenius Kenapa Jari Tangan Kita Jadi Keriput Kalau Kelamaan Berendam di Air!

Artikel

KDM DAN MANG IHIN CIRI SABUMI CARA SADESA JAWADAH TUTUNG BIRITNA 
Kenapa Telur Cair Jadi Padat & Muncul Lingkaran Hijau Saat Direbus? Kenalan dengan Denaturasi & Zat FeS!

Artikel

Kenapa Telur Cair Jadi Padat & Muncul Lingkaran Hijau Saat Direbus? Kenalan dengan Denaturasi & Zat FeS!

Artikel

KASUS INVESTASI BODONG DITANGAN KEJAGUNG 

Artikel

BERGURU TANI KE THAILAND 
Besok Udah Senin Lagi! Luangkan 5 Menit Sore Ini Buat Cek 3 Bagian Motor Berikut Biar Besok Pagi Gak Mogok dan Telat Kerja

Artikel

Besok Udah Senin Lagi! Luangkan 5 Menit Sore Ini Buat Cek 3 Bagian Motor Berikut Biar Besok Pagi Gak Mogok dan Telat Kerja

Artikel

MENYUSUR PINTU MABRUR 

Artikel

Kisah Bedil Pusaka Depati Parbo, Simbol Perlawanan Rakyat Kerinci