Home / Kesehatan

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:01 WIB

Tes Darah Sederhana Bisa Deteksi Kanker Pankreas Lebih Awal

Fadilah - Penulis

Tes darah.

Tes darah.

Koransakti.co.id – Para peneliti di Oregon Health & Science University melaporkan kemajuan dalam pengembangan tes darah sederhana yang berpotensi membantu dokter mendeteksi kanker pankreas lebih dini, tanpa prosedur biopsi invasif.

Tes ini bekerja dengan mendeteksi partikel mikroskopis dari tumor ke dalam aliran darah.

Dalam studi awal, metode tersebut menunjukkan tingkat akurasi tinggi, bahkan dalam beberapa kasus melampaui efektivitas biopsi konvensional.

Hal ini menjadi penting karena kanker pankreas merupakan salah satu kanker paling mematikan dan sering baru terdeteksi setelah mencapai stadium lanjut.

Baca juga :   Poltekkes Kemenkes Padang Latih Para Ibu Cara Pijat Bayi untuk Optimalkan Tumbuh Kembang Anak

Menurut data National Cancer Institute, hanya sekitar 13% pasien yang bertahan hidup hingga lima tahun setelah diagnosis.

BACA JUGA: Kalori Harian: Cara Aman Mengatur untuk Kesehatan Optimal

Namun, jika terdeteksi lebih awal sebelum menyebar, angka harapan hidup bisa meningkat signifikan hingga sekitar 44%.

Peneliti utama, Stuart Ibsen, menjelaskan bahwa pankreas berada jauh di dalam tubuh, sehingga sulit terdeteksi sejak awal.

Biasanya, diagnosis dilakukan melalui biopsi, tetapi prosedur ini berisiko dan tidak selalu akurat.

Baca juga :   "Cara Menurunkan Gula Darah Tinggi Secara Alami Menurut Dokter: Cek Daftar Makanan & Herbalnya"

Sebagai alternatif, tim mengembangkan mikrochip yang mampu menarik nanopartikel dari sampel darah menggunakan muatan listrik.

Peneliti kemudian menganalisis partikel tersebut untuk mencari biomarker seperti protein Glypican-1 dan fragmen DNA tumor.

Uji coba pada puluhan sampel menunjukkan bahwa metode ini dapat membedakan kanker dari kondisi non-kanker dengan lebih cepat dan aman.

Meski demikian, untuk menggunakannya secara rutin, penelitian ini masih memerlukan pengujian lebih luas.- ***

Berita ini 13 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Lawan Resistensi Nyamuk, WHO Rekomendasikan Kelas Alat Baru Pengendali Malaria

Internasional

Lawan Resistensi Nyamuk, WHO Rekomendasikan Kelas Alat Baru Pengendali Malaria
Manfaat Kafein: Dosis Aman Harian, Peringatan, dan Efek Sampingnya

Kesehatan

Manfaat Kafein: Dosis Aman Harian, Peringatan, dan Efek Sampingnya

Kesehatan

“Awas! 5 Operasi Ini Tak Ditanggung BPJS Kesehatan”
Balai Kementan Didorong Jadi Model BLU Peternakan yang Efisien dan Transparan

Bandung

Balai Kementan Didorong Jadi Model BLU Peternakan yang Efisien dan Transparan

Kesehatan

Manfaat Mandi Daun Sirih dan Garam: Rahasia Alami Atasi Gatal Scabies, Jamur, hingga Bau Badan Membandel

Food

Studi Harvard: Konsumsi Minyak Zaitun Turunkan Risiko Kematian Akibat Demensia hingga 28%

Kesehatan

Jangan Asal Minum, Ini Batas Aman Konsumsi Vitamin C!

Kesehatan

Dukung Program Asta Cita dan Prioritas Nasional, Kejari Bandar Lampung Lakukan Pendampingan Kepada FKTP