Home / Opini

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:39 WIB

CEO Asing pada Era Global: Yang penting Hasilnya

koransakti - Penulis

koransakti.co.id- Dalam era globalisasi sekarang sangat lazim ekspatriat menjabat sebagai CEO perusahaan di suatu negara, termasuk di “State-Owned Enterprise” (SOE).

Danantara sendiri sudah menggunakan dua tenaga asing di PT Garuda Indonesia sejak Oktober 2025 sebagai direksi.

Satu sebagai direktur keuangan yang punya pengalaman 25 tahun di Singapore Airlines dan satu lagi sebagai direktur transformasi. Namun Garuda masih tetap rugi. Kalau kerugian Rp5,4 triliun pada tahun 2025 dapat di pahami karena kedua ekspatriat tersebut baru masuk bulan Oktober 2025.

Baca juga :   Bos Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

Namun kerugian Rp728 miliar pada kuartal I tahun 2026 yang di alami Garuda patut kita pertanyakan. output kedua tenaga asing yang di bayar tinggi tersebut? Bisa juga karena masalah di Garuda sangat besar dan sangat komplikatif.

Terkait penunjukan warga Australia sebagai CEO PT Danantara Sumberdaya Indonesia, kita “welcome” saja, apalagi yang bersangkutan sudah malang melintang di industri pertambangan dengan pengetahuan teknis dan finance yang mumpuni. Namun waktu juga yang akan membuktikan “success story” atau sebaliknya bagi yang bersangkutan.

Baca juga :   Lebih 2 Juta Driver Online akan Dapat Bagi Hasil : 92 %

Ada tiga hal yang perlu di pertimbangkan supaya tenaga asing yang di tempatkan di Danantara dapat memberi hasil yang optimal:

Pertama, jangan berikan cek kosong. Berikan target dengan rentang waktu yang jelas dan terukur.

Kedua, yang bersangkutan harus memahami “kultur bisnis” di Indonesia dengan segala aspeknya.

Ketiga, menempatkan warga domestik sebagai deputy untuk membantu yang bersangkutan, terutama terkait dengan target yang diinginkan pemerintah dengan segala tantangannya.

Penulis:

 

 

Berita ini 12 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Opini

Kapal Tanker Negara Lain berhasil Lewat Selat Hormuz, Dua Tanker Kita Belum : Diplomasi Kemenlu Gagal?

Jakarta

NIKAH POLITIK, TUDUHAN YANG MENODAI SAKRALITAS PERINTAH TUHAN

Ekonomi

Pemangkasan Anggaran MBG akan Hemat Rp235 Triliun

Opini

Sejak Tahun 1500 an, Warga India Hadir di tengah Kota Pariaman

Opini

Menafsir Simbol “08” dan “80 Tahun” RI Kepemimpinan Prabowo Subianto

Opini

*Pemanfaatan Teknologi Nuklir dalam Upcycling Mikroplastik*

Opini

Cara Bertani Kembali ke Alam

Jakarta

Sengketa Tanah Desa Wadas dan Negara (Pemerintah) Dari Sudut Pandang Demokrasi Ekonomi Implementasi Demokrasi Pancasila
error: Content is protected !!