Home / Kesehatan

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:24 WIB

HARAPAN BARU! Tes Darah Berpotensi Ungkap Risiko Alzheimer Sebelum Gejala Muncul

Fadilah - Penulis

Tes darah.

Tes darah.

Koransakti.co.id – Penelitian terbaru menghadirkan harapan baru dalam upaya mendeteksi penyakit Alzheimer sejak tahap awal.

Tim peneliti dari University of California, San Francisco (UCSF) menemukan bahwa tanda-tanda biologis yang berkaitan dengan Alzheimer dapat terdeteksi melalui pemeriksaan darah pada orang dewasa paruh baya yang belum menunjukkan gejala demensia.

Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal The Lancet tersebut merupakan langkah maju dalam pengembangan metode deteksi yang lebih praktis dan murah

Selama ini, identifikasi dini Alzheimer umumnya melalui pemindaian otak atau pemeriksaan cairan serebrospinal yang membutuhkan prosedur lebih kompleks. Selain itu, biayanya juga tinggi.

Baca juga :   Hari Bhayangkara ke-79, Polres Metro Tangerang Kota Selenggarakan Bakti Kesehatan Operasi Mata Katarak Gratis

Penelitian melibatkan 1.350 partisipan berusia 53 hingga 69 tahun yang tidak memiliki riwayat demensia.

Para ilmuwan menganalisis kadar protein amiloid dan tau dalam darah. Dua biomarker yang selama ini memiliki hubungan erat dengan perkembangan penyakit Alzheimer.

Hasil studi menunjukkan sekitar 6 persen peserta memiliki kadar kedua protein tersebut lebih tinggi dari kelompok lainnya.

Meskipun masih tergolong sehat secara klinis, mereka cenderung mencatat hasil yang sedikit lebih rendah dalam sejumlah tes yang mengukur kecepatan berpikir, kemampuan mengingat, serta fungsi eksekutif seperti perencanaan dan pengambilan keputusan.

Baca juga :   Mengenal 4 Jenis Alergen Utama (Pemicu Alergi) & Tips Ampuh Menghindarinya

Selama masa pemantauan lima tahun, kelompok dengan kadar amiloid dan tau tinggi memiliki risiko 2,5 hingga 4 kali lebih besar mengalami penurunan memori verbal dan kemampuan memproses informasi.

Para peneliti menilai hasil ini memperkuat dugaan bahwa perubahan biologis terkait Alzheimer telah terjadi jauh sebelum gejala terlihat.

Namun, mereka menekankan bahwa masih perlu riset lanjutan untuk memastikan keakuratan tes darah tersebut. Hal ini untuk keamanan  sebelum digunakan secara luas dalam program skrining masyarakat.-***

Berita ini 5 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Internasional

WHO dan India Akan Gelar KTT Global Kedua Pengobatan Tradisional di New Delhi

Kesehatan

Manfaat Mandi Daun Sirih dan Garam: Rahasia Alami Atasi Gatal Scabies, Jamur, hingga Bau Badan Membandel

Internasional

Belajar dari Pandemi, WHO Rilis Panduan bagi Pemerintah untuk Ambil Keputusan Karantina
Pojok Sains: Benarkah Micin (MSG) Bikin Bodoh & Sakit Kepala? Ini Fakta Medisnya!

Fakta Unik

Pojok Sains: Benarkah Micin (MSG) Bikin Bodoh & Sakit Kepala? Ini Fakta Medisnya!

Jambi

Danrem 042/Gapu Hadiri Ground Breaking Pembangunan Rumah Sakit Adhyaksa Jambi

Kesehatan

Ini Makanan Wajib untuk Jaga Kadar Kolesterol Tetap Stabil
Bahaya Mikroplastik: Tak Terlihat, Ini Dampaknya (Kanker) & Cara Mengurangi Paparannya

Kesehatan

Bahaya Mikroplastik: Tak Terlihat, Ini Dampaknya (Kanker) & Cara Mengurangi Paparannya
Mau Badan Berotot & Sehat? Ini 17 Makanan Sumber Protein Tinggi yang Wajib Ada di Piringmu!

Gaya Hidup

Mau Badan Berotot & Sehat? Ini 17 Makanan Sumber Protein Tinggi yang Wajib Ada di Piringmu!
error: Content is protected !!