Koransakti.co.id – Suhu tubuh adalah ukuran yang menunjukkan kemampuan tubuh dalam memproduksi dan melepaskan panas.
Nilai suhu ini akibat berbagai faktor, termasuk kondisi lingkungan, aktivitas fisik, serta kondisi kesehatan seseorang.
Perubahan suhu tubuh juga dapat menjadi indikator adanya gangguan pada tubuh.
Pada umumnya, suhu normal manusia berada dalam kisaran 36,5–37,2°C.
Namun, angka ini bisa sedikit berubah tergantung aktivitas, kondisi fisiologis, dan waktu pengukuran.
Pada wanita, perubahan hormon saat ovulasi atau menstruasi juga dapat memengaruhi suhu tubuh.
Suhu yang tidak normal perlu diwaspadai karena dapat menandakan adanya masalah kesehatan.
Jika suhu tubuh terlalu rendah, kondisi ini disebut Hipotermia.
Hipotermia terjadi ketika suhu turun di bawah 35°C dan dapat mengganggu fungsi organ vital seperti otak, jantung, serta sistem pernapasan.
Gejalanya meliputi menggigil, bicara tidak jelas, napas melambat, hingga penurunan kesadaran yang berisiko koma atau kematian jika tidak segera ditangani.
Sebaliknya, suhu yang terlalu tinggi adalah Hipertermia.
Kondisi ini terjadi ketika mekanisme tubuh gagal mengatur suhu sehingga panas tubuh meningkat di atas 40°C.
Hipertermia berbeda dengan demam karena terjadi di luar kendali sistem pengaturan suhu, dan biasanya akibat dari paparan panas ekstrem atau heatstroke.
Kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi berat hingga kerusakan organ.
Pengukurannya menggunakan berbagai jenis termometer, seperti termometer digital, termometer telinga, termometer dahi, hingga termometer sekali pakai.
Setiap alat memiliki cara penggunaan dan tingkat akurasi yang berbeda.
Hasil pengukuran dapat menjadi tidak akurat jika salah melakukannya, seperti posisi yang tidak tepat, baterai lemah, atau pengukuran setelah aktivitas berat.
Oleh karena itu, penggunaan termometer yang benar sangat penting untuk mendapatkan hasil yang akurat.
Secara keseluruhan, suhu tubuh merupakan tanda vital penting yang harus terpantau.
Jika terjadi penyimpangan suhu dengan gejala tertentu, segera periksakan untuk memastikan penyebab dan mendapatkan penanganan yang tepat.-***















