Home / Kesehatan

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:23 WIB

Waspada! Gejala Hantavirus Mirip Flu Biasa, Kenali Perbedaan Fatalnya

koransakti - Penulis

koransakti.co.id- Hantavirus bukanlah ancaman kesehatan yang muncul setiap hari, namun sekalinya menginfeksi, dampaknya bisa berakibat fatal. Virus ini bersembunyi pada hewan pengerat seperti tikus dan berpindah ke manusia melalui partikel urine, kotoran, atau air liur yang terhirup di udara.

Banyak orang terkecoh karena gejala awalnya sangat identik dengan flu atau kelelahan biasa. Padahal, tanpa penanganan yang tepat, infeksi ini dapat menyerang paru-paru dan ginjal secara mendadak. Mari kita bedah pola gejalanya agar Anda tetap waspada.

Mengapa Gejala Hantavirus Bisa Menipu?

Hantavirus memiliki berbagai strain yang menyerang organ berbeda. Di wilayah Asia dan Eropa, virus ini cenderung memicu gangguan ginjal serius (Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome atau HFRS). Sebaliknya, di wilayah Amerika, infeksi lebih sering berkembang menjadi serangan paru-paru berat (Hantavirus Pulmonary Syndrome atau HPS).

Meskipun target organnya berbeda, hampir semua pasien melewati fase awal yang serupa. Berikut adalah rangkaian gejala yang wajib Anda waspadai:

1. Demam Tinggi dan Tubuh Menggigil

Gejala pertama yang muncul biasanya berupa demam tinggi yang datang secara tiba-tiba. Tubuh akan merespons infeksi dengan meningkatkan suhu secara drastis, sering kali disertai rasa menggigil dan keringat berlebih. Karena rasanya mirip kelelahan biasa, banyak pasien menunda pemeriksaan ke dokter hingga kondisi memburuk.

Baca juga :   Sering Marah atau Sedih Tiba-Tiba? Waspadai Kondisi Moody!

2. Nyeri Otot yang Intens (Mialgia)

Berbeda dengan pegal biasa, penderita hantavirus merasakan nyeri hebat pada kelompok otot besar seperti paha, punggung, bahu, dan pinggul. Rasa sakit ini muncul akibat aktivitas sistem imun yang sedang berperang melawan inflamasi sistemik dalam tubuh.

3. Sakit Kepala dan Kelelahan Ekstrem

Sakit kepala pada infeksi hantavirus sering terasa seperti tekanan kuat yang tidak kunjung hilang meski penderita sudah beristirahat. Selain itu, tubuh akan merasa sangat lemas (fatigue). Energi seolah terkuras habis bahkan hanya untuk melakukan aktivitas ringan di dalam rumah.

4. Gangguan Pencernaan

Jangan salah sangka, hantavirus juga bisa menyerang saluran cerna. Gejala seperti mual, muntah, dan nyeri perut sering kali muncul di fase awal. Jika muntah terjadi terus-menerus, risiko dehidrasi akan meningkat dan dapat memperparah kondisi fungsi organ lainnya.

5. Sesak Napas: Tanda Bahaya Utama

Jika Anda mulai merasa sesak napas atau dada terasa berat, ini adalah sinyal bahwa penyakit telah memasuki fase kritis. Hantavirus menyebabkan pembuluh darah kecil di paru-paru bocor, sehingga cairan memenuhi jaringan paru. Akibatnya, oksigen sulit masuk ke aliran darah dan pasien bisa mengalami gagal napas akut.

Baca juga :   Rahasia Awet Muda & Langsing? Ini 12 Manfaat Ajaib Teh Hijau yang Jarang Diketahui

6. Penurunan Fungsi Ginjal dan Perdarahan

Pada kasus HFRS, virus akan menyerang pembuluh darah di ginjal. Gejalanya meliputi nyeri pinggang hebat, pembengkakan tubuh, hingga produksi urine yang menurun drastis. Dalam beberapa kasus, penderita juga mengalami perdarahan ringan seperti mimisan atau bintik merah di kulit.


Kapan Anda Harus Segera ke Dokter?

Segera cari bantuan medis jika Anda mengalami demam tinggi dan sesak napas, terutama jika sebelumnya Anda memiliki riwayat:

  • Membersihkan gudang, loteng, atau area yang lama tidak terjamah.

  • Berinteraksi dengan area yang banyak terdapat kotoran tikus.

  • Tinggal di lingkungan dengan infestasi hewan pengerat yang tinggi.

Deteksi dini adalah kunci keselamatan, karena hantavirus dapat memburuk hanya dalam hitungan hari. (Gina)

Baca juga: Dinkes DKI Pastikan Hantavirus di Jakarta Bukan Varian Andes, Masyarakat Tak Perlu Panik!

Berita ini 10 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Misteri Tidur Nyenyak: Mengapa Sinyal Otak dan Napas Berhenti Searah?

Kesehatan

Misteri Tidur Nyenyak: Mengapa Sinyal Otak dan Napas Berhenti Searah?

Kesehatan

Cegah Stunting, Kodim 0417/Kerinci, Dukung Program Pemerintah Melalui Dapur Masuk Sekolah

Daerah

Poltekkes Kemenkes Padang Latih Para Ibu Cara Pijat Bayi untuk Optimalkan Tumbuh Kembang Anak

Hukum

Dokter Ratna Setia Asih Gugat Pasal 307 UU Kesehatan ke MK

Kesehatan

Studi WHO: Dampak Negatif pada Kehidupan Seks Jadi Alasan Utama Orang Berhenti Pakai Kontrasepsi

Artikel

Minuman Alami untuk Atasi Sembelit, Ampuh dan Mudah Dibuat di Rumah

Kesehatan

“Awas! 5 Operasi Ini Tak Ditanggung BPJS Kesehatan”

Kesehatan

Bukan Rabun Biasa, Ini Gejala Visual Snow Syndrome